Berita

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan/Net

Dunia

Israel Tuduh Hamas Bersembunyi di Antara Mahasiswa AS

MINGGU, 05 MEI 2024 | 15:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi protes para pendukung Palestina di kampus-kampus Amerika Serikat terus meningkat selama hampir sebulan terakhir.

Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan menuduh Hamas sebagai dalang di balik peningkatan kerusuhan di puluhan universitas AS.

Dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum PBB, Erdan menyebut Hamas telah bersembunyi di antara pengunjuk rasa pro-Palestina yang menggelar protes di kampus-kampus elit.


"Kami selalu tahu bahwa Hamas bersembunyi di kampus-kampus. Kami hanya tidak menyadari bahwa Hamas tidak hanya bersembunyi di sekolah-sekolah di Gaza. Juga Harvard, Columbia dan banyak universitas elit," tegas Erdan, seperti dikutip dari Arab News pada Minggu (5/5).
 
Erdan juga mencap aksi protes itu sebagai jeritan pembunuhan terhadap Israel dan mirip seperti Nazi yang dahulu mendiskreditkan kaum Yahudi.

"Sorak-sorai perusuh pro-Palestina di kampus-kampus adalah seruan kehancuran Israel,” kata dia.

Komentar Erdan mengenai protes tersebut muncul ketika pasukan polisi AS terus membubarkan paksa aksi unjuk rasa pro-Palestina di kampus-kampus AS, termasuk di Universitas Columbia, Universitas California, Los Angeles, dan Universitas Negeri Portland.

Ratusan aktivis telah ditangkap, dan banyak yang mengkritik polisi karena berbuat kasar terhadap para pengunjuk rasa yang mayoritasnya tidak melakukan kekerasan.

Tuduhan Erdan tentang Hamas di antara mahasiswa pro-Palestina sangat mengkhawatirkan mengingat pengunjuk rasa pro-Israel telah mengganggu protes damai dengan menyerang menggunakan kembang api, tongkat, dan senjata lainnya.

Bahkan salah satu video memperlihatkan para aktivis pro-Israel melepaskan puluhan tikus ke dalam tenda mahasiswa.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya