Berita

Entertainment

Studi Privat Dua Hari di Taipei, Perdalam Teknologi Kecantikan Terbaru

MINGGU, 05 MEI 2024 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri kecantikan terus berkembang pesat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan akan produk dan layanan kecantikan semakin meningkat seiring bermunculan inovasi dan teknik terbaru dalam industry ini.

Founder Widya Aesthetic Clinic, dr Ayu Widyaningrum, baru-baru ini melakukan perjalanan ke Taipei untuk menimba ilmu baru. Meski sudah punya penemuan teknik-teknik di bidang kecantikan dan sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh pelanggannya, dokter kecantikan yang tinggal di Banjarmasin ini tetap terus mengupgrade dan menambah ilmu yang sudah dipunyai agar bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pasien-pasiennya.

Lewat ig storynya, Ayu membagikan kegiatannya saat sedang mendengarkan paparan dari pakar kecantikan di Taipei Medical University yang sedang praktik melakukan tindakan operasi kecantikan pada salah satu pasien.


“Saya belajar mengenai teknik terbaru rekonstruksi hidung tidak menggunakan teknik implam melainkan menggunakan teknik Royal Rhinoplasty Augmentasi Threadlift. Jadi menggunakan benang khusus yang di mana  ditanamkan pada batang hidung, columella dan cupid hidung,” ujar dr Ayu dalam unggahannya.

Di sana ia melakukan studi privat selama dua hari dan mendapatkan banyak pelajaran baik materi maupun praktik di bawah bimbingan pakar kecantikan Taipei Medical University. Bahkan ia berhadapan langsung dengan pasien di meja operasi dan memberikan analisa.

“Waktunya tidak lama karena yang saya ambil berfokus pada Royal Rhinoplasty Augmentasi Threadlift. Untuk menambah keilmuan perbaikan rekonstruksi dalam bidang operasi hidung,” jelas Ayu.

Di tengah kepadatan jadwalnya, Ayu selalu mengupgrade ilmu yang telah dimilikinya. Setiap tahun, Ayu melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menimba ilmu.

“Saya berusaha keras memacu diri memberikan terapi-terapi kecantikan yang tidak ketinggalan zaman dan terus mengikuti trend perkembangan dunia kecantikan terkini. Makanya saya harus terus upgrade agar nantinya inovasi saya selalu diterima di masyarakat dan klien-klien saya. Klien saya selalu penasaran dengan treatment baru yang saya tawarkan dan tertarik mencobanya,” ujar Ayu.

Ayu menempuh pendidikan di Korea untuk Aesthetic Dermatology, kemudian mengambil Diploma dan Master di Singapura. Ia juga mengikuti Anatomy Class di Paris Workshop and Event, terus berlanjut ke Jerman, Milan dan Swiss serta beberapa kota dan negara seperti Abu Dhabi dan Dubai, Arab Saudi, Korea, Jepang, Hongkong, Taiwan, hingga yang paling jauh ke Kartagena AS dan Kamboja.

Berbekal pengalaman dan pengetahuan yang didapat dari berbagai negara tersebut, Ayu lebih termotivasi untuk mengembangkan inovasi-inovasi dalam bidang dermatologi. Dengan semangat meningkatkan ilmunya, tak heran Ayu sukses meraih 80 penghargaan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya