Berita

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng/Repro

Politik

Demokrat: Prabowo-Gibran Tetap Butuh Partai Oposisi

SABTU, 04 MEI 2024 | 14:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintahan Prabowo-Gibran membutuhkan keberadaan partai politik oposisi sebagai pengontrol jalannya pemerintahan.

Menurut Partai Demokrat, oposisi sangat dibutuhkan sebagai kontrol terhadap kekuasaan atau check and balances diperlukan agar demokrasi tetap sehat.

Demikian ditegaskan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng dalam diskusi virtual bertajuk “Demokrasi Tanpa Oposisi”, pada Sabtu (4/5).


“Ya perlulah oposisi, kalau tidak ada oposisi, kan semua masuk ke dalam parlemen, kan demokrasinya kurang ada check and balances,” tegas Andi.

Kendati begitu, Andi menyatakan bahwa pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto selaku Presiden terpilih untuk menentukan komposisi kabinetnya.

Termasuk apabila dalam hal ini Prabowo ingin mengajak parpol lain yang tidak mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

“Tapi rasanya bagus kalau ada satu dan cukup besar (partai) di luar pemerintahan. Tapi sekali lagi ini ke Pak Prabowo sendiri, siapa-siapa (yang bakal diajak gabung kabinet),” tuturnya.

“Kami (Demokrat) hanya menunggu saja bagaimana perkembangan situasi,” demikian Andi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya