Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Komoditas Pangan Masih Tinggi, Gula Dibanderol Rp18.380 per Kilogram

JUMAT, 03 MEI 2024 | 12:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga sejumlah komoditas pangan terpantau masih tinggi pada perdagangan awal Mei 2024 atau menjelang akhir pekan ini.

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dilansir pada Jumat (3/5) pukul 11.48 WIB, harga telur ayam dibanderol Rp30.400 per kilogram (kg), atau mengalami kenaikan 0,36 persen dari perdagangan sebelumnya.

Sementara, harga gula konsumsi juga tercatat ikut naik 0,38 persen menjadi Rp18.380 per kg pada hari ini.


Selanjutnya cabai merah keriting bertengger di angka Rp48.510 per kg, atau naik 0,48 persen dari sebelumnya, dan daging sapi dibanderol Rp136.500 per kg.

Namun pada perdagangan hari ini, beberapa komoditas pangan lainnya seperti cabai rawit terpantau stabil Rp46.060 per kg atau turun 1,12 persen, beras premium Rp15.650 per kg, beras medium Rp13.550 per kg.

Selain itu, bawang putih Rp43.230 per kg, bawang merah Rp50.570, minyak goreng kemasan Rp17.870. Sejumlah komoditas tersebut pada hari ini ditandai warna hijau di situs panel harga, yang artinya harga  relatif turun dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah tengah berupaya menjaga keseimbangan harga komoditas pangan yang menguntungkan konsumen, dan juga bagi para petani dan peternak.

Menurutnya, harga tersebut harus seimbang agar semua pihak dapat merasakan keuntungan, khususnya para petani dan peternak.

"Tapi jangan sampai semua juga turun, kasihan petani dan peternak. Ini yang kita jaga keseimbangan agar konsumen, masyarakat, juga senang, tapi petani peternak juga senang. Itu yang kita jaga," kata Jokowi setelah meninjau Pasar Tradisional Seketeng Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (2/5).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya