Berita

Foto bersama peserta diskusi dan peluncuran Buku Karya Lengkap Bung Hatta Jilid 9berjudul "Agama, Dasar Negara dan Karakter Bangsa"/Rep

Politik

LP3ES dan Hatta Foundation Luncurkan Buku Bung Hatta Jilid 9

SELASA, 30 APRIL 2024 | 21:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) bersama Hatta Foundation meluncurkan buku Karya Lengkap Proklamator Bung Hatta Jilid 9 berjudul "Agama, Dasar Negara dan Karakter Bangsa".

Peluncuran dikemas dalam diskusi, di Jakarta, Selasa (30/4), diikuti Direktur Eksekutif LP3ES, Fahmi Wibawa, Ketua Perhimpunan Bineksos, Ismid Hadad, dan putri kedua Bung Hatta, Gemala Rabiah Hatta.

Acara langsung dilanjutkan dengan bedah buku oleh tiga narasumber, yakni pemikir kebhinnekaan, Sukidi, Ketua Dewan Pengurus LP3ES, Abdul Hamid, dan dosen Universitas Paramadina, Joko Arizal.


Setelah itu dilanjutkan launching sekolah pemikiran Bung Hatta, dihadiri Direktur Penerbitan LP3ES, Widjanarko S, Sekretaris Dewan Redaksi Karya Lengkap Bung Hatta, Arselan Harahap, dan Ketua Yayasan Mohammad Hatta Pahlawan Nasional (MHPN) yang juga putri ketiga Bung Hatta, Halida Nuriah Hatta.

"Bagi kami, LP3ES, ini merupakan kebanggaan serta kehormatan tertinggi kami, untuk kesembilan kali menerbitkan buku yang merupakan kerja sama dan dukungan dari keluarga Bung Hatta dengan Bineksos dan Universitas Bung Hatta," kata Fahmi Wibawa, saat membuka acara.

Dia menyoroti judul terkait karakter bangsa yang saat ini telah melewati Pemilu yang gegap gempita, dengan berbagai macam kondisi psikologis.

"Nah, ketika karakter bangsa sedang diuji, Bung Hatta sudah menemukan sejak awal pergerakan bangsa kita," katanya.

Buku Karya Lengkap Bung Hatta Jilid 9, sambung dia, mengupas soal kondisi psikologis. Di mana, karakter bangsa didasari atas keinginan menegakkan kebenaran dan keadilan.

"Saat itu kondisi memang dalam suasana terjajah. Bung Hatta dalam konteks itu menyelami betul dan kemudian melihat kontekstualitas dalam perspektif keilmuan. Kemudian karakter bangsa dibangun dari situ," jelasnya.

Sementara saat ini, karakter bangsa sedang diuji kembali. Untuk itu, sangat perlu menjaga kemanusiaan, harkat dan martabat sebagai negara untuk tetap menyuarakan kebenaran dan keadilan.

"Yang utama adalah bagaimana pesan dari bapak bangsa kita untuk terus menegakkan keadilan dan kebenaran, dan itu harus tetap kita jaga," tambahnya.

Fahmi mengakui, suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi LP3ES, bisa kembali melihat akar dari pemikiran karakter bangsa lewat buku kesembilan Karya Lengkap Bung Hatta.

Dia memastikan, LP3ES dan Yayasan Muhammad Hatta akan terus bekerja sama menyebarluaskan pemikiran Bung Hatta dalam berbagai program.

"Kami akan mengemas pemikiran Bung Hatta dalam berbagai bentuk, seperti sekolah pemikiran Bung Hatta kelas eksklusif, ada juga yang tidak terlalu serius, misalnya dalam bentuk karikatur, tematik, komik, yang mudah dicerna Gen Z atau saudara-saudara kita yang tidak bisa membaca buku setebal ini," pungkasnya.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya