Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Minta Pembawa Nama Umat yang Tolak 02 Segera Introspeksi

SELASA, 30 APRIL 2024 | 19:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hasil Pilpres 2024 yang memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka masih kerap diperdebatkan oleh beberapa kalangan, terutama yang berada pada barisan kubu 01 dan 03.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menyoroti kelompok-kelompok yang masih menolak kemenangan Prabowo-Gibran.

“Saya menghimbau mereka yang menyebut diri pejuang ummat dan menolak 02 sebagai bagian dari ummat untuk introspeksi,” kata Fahri dalam akun media X pribadinya, Selasa (30/4).


Mantan Wakil Ketua DPR itu menyebut mereka sering mengatasnamakan umat (Islam) dalam melontarkan opininya.

“Introspeksi Se dalam2nya agar kelak jangan lagi salah langkah. Setelah nama ummat dipakai sekarang bubar dan kabur begitu saja. Ini sangat tidak bijaksana,” tegasnya.

Alhasil, cuitan Fahri itu dibanjiri komentar netizen baik yang pro maupun kontra. Baru-baru ini Fahri bersama Partai Gelora juga menentang masuknya PKS ke koalisi Prabowo-Gibran.

Fahri dan kawan-kawan menyatakan tidak masalah dengan gabungnya PKS ke koalisi, namun bagaimana dengan gagasan serta ideologisnya.

“Tapi masalahnya adalah dengan pikiran-pikiran dan gagasan yang selama ini dianut serta ideologinya, juga berkaitan dengan sumber daya dari jaringan dan kader yang dimiliki, sehingga itu harus diambil sebagai persoalan PKS sendiri, bukan soal dari partai lain,” pungkas Fahri dalam keterangannya, Senin (29/4).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya