Berita

Bima Arya bersama para pelari dari berbagai daerah di Jawa Barat/RMOLJabar

Politik

Puluhan Pelari Tempuh 120 Kilometer Demi Sampaikan Dukungan kepada Bima Arya

SELASA, 30 APRIL 2024 | 04:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Puluhan pelari dari berbagai wilayah di Jawa Barat berlari menempuh ratusan kilometer dari Gedung Sate Bandung untuk bertemu dengan mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya, di kediamannya di Pendopo Enam, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (28/4).

Para pelari yang berasal dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Kota Depok, Cianjur, Kabupaten Bogor dan Kota Bogor itu rela berlari hingga menempuh jarak 120 kilometer untuk bertemu Bima di rumahnya.

Setelah itu, mereka menyampaikan berbagai harapannya hingga menyatakan dukungannya kepada Bima Arya untuk maju sebagai Calon Gubernur Jawa Barat 2024.


Pelari asal Kota Bandung, Denny Satria (23), mengaku telah menempuh jarak lebih dari 120 kilometer yang dimulai dari titik awal Gedung Sate, Bandung, menuju Kota Bogor.

"Dari Bandung itu sebanyak lima pelari, kami disambut pelari dari Pelabuhanratu, dan dari Bogor," kata Denny Satria, diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (29/4).

Dia mengaku mulai melakukan perjalanan lari dari Gedung Sate Bandung itu pada Sabtu pagi (27/4) sekitar pukul 08.30 WIB, dan tiba di Kota Bogor pada Minggu (28/4) pukul 08.30 WIB. Atau menempuh waktu selama 24 jam.

Menurut Denny, dukungan itu diberikan kepada Bima Arya untuk maju di Pilgub Jabar lantaran merasa satu frekuensi yakni sama-sama hobi lari.

"Sering curhat, banyak yang kasih saran (untuk maju di Pilgub Jabar), sebelumnya memang sudah ada komunikasi, rata-rata pelari dukung Kang Bima," kata Denny Satria yang tergabung dalam Komunitas Well Runners ini.

Ia berharap, di tangan Bima Arya memimpin Jawa Barat dapat semakin mengubah wajah Kota Bandung untuk membangun fasilitas untuk para pelari.

"Walaupun di Bandung sudah banyak, tapi fasilitas seperti di luar negeri belum ada," imbuh dia.

Bima Arya pun menyambut baik dukungan dari para pelari untuk maju di Pilgub Jabar.

"Karena alasannya mereka mendengar kabar tentang saya akan maju sebagai Bakal Calon Gubernur Jawa Barat di media massa, maupun media sosial," ucap Bima Arya.

Awalnya, Bima Arya sempat tidak percaya, karena teman-teman komunitas lari ini akan menempuh perjalanan dari Bandung menuju Bogor, hanya untuk memberikan dukungan.

"Saya tidak begitu percaya kalau teman-teman runners ini akan berlari dari Bandung ke Bogor. Terus terang kaget juga ketika itu terjadi karena tidak mudah juga lari di atas 100 kilometer," ucapnya.

"Dan ternyata mereka lari jarak yang ditempuh 126 km, jadi bukan hal yang biasa, bukan hal yang wajar dan normal. Ketika mereka bela-belain, berarti saya harus serius menerima dan mendengarnya," tambahnya.

Selain itu, lanjut Bima, pihaknya juga akan melihat dulu perkembangannya seperti apa. Kemudian juga ia ingin menguji apakah ada dukungan selain dari komunitas runners.

"Tetapi bagi saya ini (dukungan) sebuah kehormatan yang luar biasa, tidak mudah apa yang dilakukan teman-teman runners sebab butuh persiapan yang matang dan keberanian. Bagi saya sekarang ini fase belanja masalah dan menyerap harapan. Sejauh mana kita bisa mengukur dan memperjuangkan kepentingan mereka dan apa saja yang akan kita perjuangkan," jelasnya.

Bima melihat di Jawa Barat ini konektivitas dan infrastrukturnya masih banyak yang perlu dibenahi, bahkan ada mahasiswa yang mengeluhkan pungli yang terjadi dimana-mana seperti di tempat wisata hingga sekolah.

"Artinya ada sesuatu yang tidak diperhatikan sampai ke bawah atau lapangan. Saya ingin lebih banyak mendengar aspirasi dan harapan dari masyarakat. Nanti akan kita ukur, yang pasti hal ini membuat saya semangat," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya