Berita

Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, dan Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (29/4)/Istimewa

Politik

Jokowi Undang Singapura Bangun Industri Halal di Tiga Kawasan Ini

SELASA, 30 APRIL 2024 | 01:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang Singapura berinvestasi untuk membangun industri halal di tiga kawasan Indonesia.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi secara langsung kepada Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong dan rombongan dalam rangkaian Leaders' Retreat Indonesia-Singapura, di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (29/4).

"Untuk kerja sama produk halal, Indonesia mengundang Singapura untuk menjadi pengembang di tiga kawasan industri halal Indonesia, di Bintan (Riau), Serang (Banten), dan Sidoarjo (Jawa Timur)," kata Jokowi dalam keterangan persnya, Senin (29/4).


Kepala Negara menyampaikan, Indonesia juga telah menawarkan Singapura untuk memanfaatkan peluang-peluang investasi di bidang ekonomi. Di antaranya investasi manufaktur tekstil di Kendal Industrial Park, investasi ekonomi hijau melalui infrastruktur yang berkelanjutan, dan pembangunan pusat data di Nongsa, Batam.

Selain itu, di sektor sosial budaya, Jokowi bersama Lee juga membahas penguatan transformasi kesehatan melalui investasi pembangunan rumah sakit dan klinik, pengembangan kapasitas tenaga medis, digitalisasi kesehatan, hingga pengembangan KEK kesehatan di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga telah membahas mengenai permasalahan global, khususnya yang terjadi di Timur Tengah.

"Terakhir, kami juga berdiskusi mengenai persoalan isu kawasan dan global. Kami sepakat terus untuk mendorong terciptanya perdamaian di Timur Tengah dan berupaya untuk terus memperkuat sentralitas ASEAN," pungkas Jokowi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya