Berita

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menghadiri pertemuan yang diadakan oleh para menteri pertahanan Organisasi Kerjasama Shanghai di Astana pada Jumat, 26 April 2024/Net

Dunia

Konfrontasi Barat Semakin Masif, Rusia Ajak Sekutu Asia Sering-sering Latihan Militer

JUMAT, 26 APRIL 2024 | 23:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia mengajak sekutunya di Asia untuk lebih sering melakukan latihan militer gabungan guna mengantisipasi ancaman langsung dari Amerika Serikat dan aliansi Barat.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu dalam pertemuan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Astana pada Jumat (26/4).

Shoigu dalam pertemuan tersebut mengungkapkan ancaman nyata Amerika Serikat dan sekutunya yang semakin gencar melakukan pengerahan infrastruktur militer di kawasan.  


“Saya yakin semua orang yang hadir memiliki pendapat yang sama bahwa pengerahan infrastruktur militer di kawasan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan sekutunya tidak dapat diterima,” kata Shoigu dikutip dari Reuters Jumat (26/04/2024).

Dia merujuk pada pembentukan aliansi militer QUAD dan AUKUS pimpinan AS yang dinilai digunakan untuk mencapai kepentingan mereka sendiri.

Menurutnya, hal ini harus disikapi negara-negara anggota SCO dengan tegas. Caranya dengan memperluas cakupan dan geografi latihan militer.

“Niat seperti itu harus dianggap sebagai ancaman langsung terhadap stabilitas SCO,” sambungnya.

Dalam pidatonya, Shoigu juga mengulangi kembali pernyataan Rusia yang menuduh Ukraina berada di balik serangan di sebuah gedung konser dekat Moskow bulan lalu.

Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) merupakan kelompok keamanan yang mencakup Rusia, India, Tiongkok, Iran, Pakistan, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Tajikistan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya