Berita

Megawati Soekarnoputri diapit putra putrinya, Muhammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani/Ist

Politik

Ganjar Meredup, Puan-Prananda Siap Menyala

JUMAT, 26 APRIL 2024 | 09:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Popularitas Ganjar Pranowo diyakini bakal meredup. Sebaliknya, Puan Maharani dan Muhammad Prananda Prabowo, putra putri Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dipercaya bakal menyala.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Mohammad Anas RA, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (26/4).

"Andai Ganjar menang Pilpres, maka dia akan diusung PDIP kembali pada Pilpres 2029, dan otomatis menutup ruang Prananda dan Puan," katanya.


Alasan karir politik Ganjar bakal meredup, kata Anas, karena Ganjar bukan ketua umum partai, sehingga tidak punya kekuatan mengarahkan dukungan partai kepada dirinya untuk kembali maju pada kontestasi 2029.

"Jika tak menjabat di pemerintah, tentu Ganjar tidak memiliki panggung di masa mendatang," sambungnya.

Selain itu PDIP tidak akan mengusung calon presiden yang sebelumnya kalah di Pilpres, karena akan sulit rebranding.

Selama tiga kali perhelatan Pilpres, Megawati legawa mengusung Capres yang bukan berasal dari trah Soekarno.

"Sebab itu, pada Pilpres 2029 sangat logis mengusung trah Soekarno, dan waktu untuk membenahi mesin politik masih panjang," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya