Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Kembali Perkasa, Hari Ini Rp16.165 per Dolar AS

RABU, 24 APRIL 2024 | 12:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah terpantau kembali perkasa ke level Rp16.165 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu (24/4).

Mata uang garuda itu menguat 0,34 persen atau 55 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya yang bertengger di atas Rp16.200 per dolar AS.

Analis Pasar Lukman Leong mengatakan bahwa penguatan rupiah disokong oleh rilis data PMI Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan.


"Investor juga mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga pada rapat dewan gubernur BI sore ini," ujar Lukman.

Ia pun memprediksi pergerakan rupiah akan berada di rentang Rp16.100 - Rp16.250 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini.

Tidak hanya rupiah yang menguat, mayoritas mata uang lainnya di kawasan Asia juga terpantau berada di zona hijau. Seperti baht Thailand yang menguat 0,20 persen, peso Filipina menguat 0,26 persen, won Korea Selatan 0,67 persen.

Selain itu yuan China juga menguat 0,01 persen, dolar Singapura 0,16 persen, yen Jepang 0,02 persen, hingga dolar Hong Kong yang menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya