Berita

Direktur Operasi dan Pemasaram KAI Commuter Broer Rizal dalam konferensi pers Angkutan Lebaran KAI Commuter 2024, di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa (23/4)/RMOL

Nusantara

KAI Commuters Catat 20 Juta Penumpang Gunakan KRL Selama Lebaran

RABU, 24 APRIL 2024 | 00:34 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 20.960.944 orang menjadi penumpang Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter selama masa angkutan Lebaran 2024 pada 21 Maret 2024 hingga 21 April 2024.

Dari jumlah tersebut, Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Broer Rizal mengatakan paling banyak penumpang tercatat di wilayah operasional KRL Jabodetabek.

"Terdapat 17.896.165 penumpang KRL Jabodetabek dan 152.001 masyarakat yang menggunakan Commuter Line Basoetta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta)," kata Broer dalam konferensi pers Angkutan Lebaran KAI Commuter 2024, di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa (23/4).


Adapun puncak jumlah penumpang KRL Jabodetabek terjadi pada periode 1-5 April 2024 sebanyak 1.041.750 penumpang atau seminggu sebelum lebaran.

Tidak hanya di Jabodetabek, Broer melanjutkan peningkatan jumlah penumpang juga terjadi direlasi KRL Commuter Line Yogyakarta-Solo, commuter line Bandung dan Surabaya.

Menurut data, jumlah penumpang di wilayah Bandung, selama libur panjang lebaran 2024 mencapai 1.170.325 penumpang.

Untuk relasi Yogya-Palur, mencapai 50.165 penumpang dan pengguna commuter line Prambanan Ekspres atau Prameks, sebanyak 75.554 penumpang.

Selanjutnya, untuk wilayah Surabaya mencapai 878.076 penumpang.

Dari jumlah tersebut, total keseluruhan penumpang KAI Commuter (KCI) naik 13 persen pada masa lebaran 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan total pendapatan sebesar Rp88 miliar, untuk wilayah KRL Jabodetabek menyumbang Rp64 miliar.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya