Berita

Rudal canggih Brahmos buatan India.

Dunia

Di Tengah Ketegangan dengan China, Filipina Terima Rudal Canggih India

SELASA, 23 APRIL 2024 | 08:57 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Filipina menerima pasokan rudal jelajah supersonik canggih buatan India, BrahMos. Persenjataan canggih ini untuk memperkuat sistem pertahanan Filipina di tengah ketegangan yang terus berlangsung dengan China.

Pengadaan BrahMos ini berdasarkan kesepakatan senilai 375 juta dolar AS yang ditandatangani pada tahun 2022.

Angkatan Udara India telah mengirim pesawat angkut C-17 Globemaster asal Amerika yang membawa rudal ke Filipina untuk mengirimkan sistem senjata tersebut ke Korps Marinir Filipina, menurut sumber  di kementerian pertahanan.


Ekspor sistem darat untuk sistem rudal jelajah supersonik BrahMos bersama dengan rudalnya dimulai bulan lalu, kata mereka.

Filipina menerima pengiriman sistem rudal tersebut pada saat ketegangan antara mereka dan Tiongkok meningkat karena seringnya bentrokan di Laut Cina Selatan.

Tiga baterai sistem rudal BrahMos akan dikerahkan oleh Filipina di wilayah pesisir mereka untuk berjaga-jaga terhadap ancaman apa pun di wilayah tersebut.

Rudal jelajah supersonik BrahMos, yang merupakan perusahaan patungan antara Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) dan NPO Mashinostroyeniya dari Federasi Rusia, dikatakan sebagai salah satu program rudal paling sukses di dunia.

Diakui sebagai senjata berpemandu presisi terdepan dan tercepat dalam skala global, BRAHMOS telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan pencegahan India.

Angkatan Darat India telah mengintegrasikan beberapa resimen BrahMos ke dalam persenjataannya sejak tahun 2007.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya