Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Menguat Rp16.237 Usai BPS Rilis Neraca Dagang Surplus pada Maret 2024

SENIN, 22 APRIL 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) rupiah berada di level Rp16.237 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (22/4).

Mata uang itu terpantau menguat 0,14 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya setelah Badan Pusat Statistik (BPS) merilis neraca perdagangan Maret 2024 yang surplus sebesar 4,47 miliar dolar AS (Rp72 triliun).

Analis Pasar Lukman Leong pun membenarkan bahwa penguatan rupiah ditopang oleh data perdagangan Indonesia yang tetap melanjutkan surplus selama 47 bulan berturut-turut.


"Rupiah menguat terhadap dolar AS setelah data perdagangan RI yang lebih kuat dan surplus yang meningkat lebih besar dari perkiraan," ujar Lukman.

Adapun pada perdagangan ini, mata uang di kawasan Asia mayoritas terpantau melemah seperti yen Jepang yang minus 0,03 persen, baht Thailand 0,49 persen, yuan China 0,06 persen.

Selain itu, dolar Singapura juga melemah 0,03 persen, serta dolar Hong Kong yang minus 0,05 persen.

Sementara, peso Filipina menguat 0,10 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,20 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya