Berita

Pameran produk makanan dan minuman "Cafex Expo" Kairo, 18-20 April 2024/Net

Bisnis

Indonesia Catat Transaksi Rp253 Miliar dalam Pameran Produk Makanan di Mesir

SENIN, 22 APRIL 2024 | 13:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pameran produk makanan dan minuman "Cafex Expo" yang berlangsung di Kairo, Mesir, mencatatkan penjualan potensial bagi Indonesia.

Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf dalam keterangan tertulis KBRI Kairo, Senin (22/4) mengatakan, pameran yang berlangsung pada 18-20 April 2024, berhasil meraih transaksi potensial senilai 15,68 juta dolar AS atau setara Rp253 miliar.

Transaksi terbesar diraih oleh produk biji kopi Indonesia, disusul oleh bubuk kakao, kelapa dan turunannya, serta briket arang.


"Keikutsertaan Indonesia pada pameran dagang ini sangat penting guna memperluas pangsa ekspor produk Indonesia ke wilayah Mesir dan sekitarnya," kata Dubes.

Pameran itu juga menjadi tempat bertemunya kembali para pelaku impor produk-produk unggulan Indonesia.

Ia menekankan bahwa para eksportir dan pemasok Indonesia agar dapat memenuhi permintaan yang telah menjadi kesepakatan kontrak kerja sama perdagangan ekspor.

"Sehingga yang kita harapkan bersama adalah repeat order, pengulangan permintaan produk di masa-masa yang akan datang," ujar Dubes.

Pameran tersebut diikuti 11 pelaku usaha Indonesia di sektor makanan minuman dan produk turunan agro industri antara lain PT Global Kepri, CV Morisama Sulawesi Selatan, PT CMN Internasional Indonesia, PT Siraj Badawi Cukup Rupiah (SBCR) Surabjaya Food, PT Kans Agro Indonesia, PT Indo Expo Sejahtera, dan PT Ben Java Nusantara (Binaan PPI Dunia).

Kemudian ada pula PT Andalus Bangun Global, PT Hadin Metavisi Akademika Universitas Hasanuddin, PT Golden Coffee, dan PT Asal Jaya, serta pelaku usaha Mesir yang menjadi distributor produk Indonesia yaitu Villa Sumatra, Haggag for Import Co dan Al Fayoumy for Food Trading, Imports, Exports and Distribution.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya