Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Oren Marmorstein/Net

Global

Israel Panggil Dubes Negara-negara Pendukung Keanggotaan Palestina di PBB

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 13:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan 12 anggota Dewan Keamanan PBB untuk keanggotaan penuh Palestina, sangat tidak disukai oleh Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Oren Marmorstein pada Minggu (21/4) mengumumkan akan melakukan pemanggilan terhadap duta besar dari negara-negara tersebut untuk melakukan protes.

“Duta Besar Prancis, Jepang, Korea Selatan, Malta, Republik Slovakia dan Ekuador akan dipanggil besok untuk melakukan demarche, dan mereka akan mendapat protes keras,”  tulis Marmorstein di X, seperti dimuat AFP.


Dia menambahkan bahwa pengakuan terhadap Palestina setelah serangan Hamas 7 Oktober lalu, sama saja dengan mendukung kegiatan teroris.

"Seruan untuk mengakui negara Palestina setelah pembantaian 7 Oktober, adalah hadiah bagi terorisme," tambahnya.

DK PBB menggelar pemungutan suara pada Kamis (18/4) terhadap resolusi yang mendukung keanggotaan penuh Palestina di organisasi dunia tersebut.

Hasilnya, 12 dari 15 negara anggota menyatakan suara setuju, sementara Swiss dan Inggris abstain.

Hanya Amerika Serikat, sekutu paling setia Israel, yang memberikan suara menentang, dan menggunakan hak vetonya untuk membatalkan resolusi.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mengecam veto AS dan mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan kembali hubungan bilateralnya dengan Washington.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya