Berita

Peresmian kafe Brazilian Coffee House/Bayt El Bon Brazili di kawasan Mohandessen, Giza pada 16 April 2024/Ist

Global

Robusta Indonesia Paling Digemari Pecinta Kopi Mesir

MINGGU, 21 APRIL 2024 | 08:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Produk kopi robusta asal Indonesia merupakan salah satu primadona yang paling disukai pecinta kopi Mesir.

Begitu yang disampaikan pemilik pabrik pengolahan kopi Golden Coffee bean di Bandar Lampung, Hasan Sayed Haggag kepada Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf dan Duta Besar Ethiopia untuk Mesir Hassan Ibrahim Musa di acara peresmian kafe Brazilian Coffee House/Bayt El Bon Brazili di kawasan Mohandessen, Giza pekan lalu.

Dikatakan Haggag, kopi robusta Indonesia kerap digunakan sebagai campuran untuk penyeduhan kopi menggunakan metode Turkish Coffee atau Kopi Turki.


Turkish Coffee sendiri merupakan cara penyajian kopi tradisional dengan mencampurkan robustan 80 persen dan arabika 20 persen sehingga memiliki rasa dan aroma kuat, dengan tekstur kental dan lembut.

"Ekspor kopi Indonesia ke Mesir masih didominasi oleh jenis kopi robusta. Warga Arab, khususnya warga Mesir dan sekitarnya tidak dapat menikmati kelezatan Turkish Coffee tanpa adanya campuran robusta Indonesia," ujar Haggag, seperti tertera dalam keterangan yang diterima redaksi pada Minggu (21/4).

Menurut Haggag, campuran kopi robusta dari Indonesia pada Kopi Turki memberi tekstur dan rasa yang unik. Sehingga tidak bisa dipungkiri produk ini banyak diminati.

Merespon pemaparan Haggag, Dubes RI merasa senang karena robusta Indonesia bisa dipasarkan secara masif di Mesir.

"Tentunya peminat kopi Robusta Indonesia memiliki peminat yang tinggi di Mesir, hal ini tidak menjadi penghalang untuk juga secara bersama mempromosikan biji kopi Arabika yang memiliki potensi sebagai kopi single origin dengan nilai jual yang amat tinggi di pasar ekspor," kata dia.

Dubes juga berharap kerjasama perdagangan kopi kemitraan dalam perdagangan kopi Indonesia terus berkembang.

Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti mengungkapkan, potensi ekspor kopi masih sangat tinggi untuk pasar Mesir, meskipun harga ekspor semakin tinggi pada hari-hari ini.

Untuk itu Tim Promosi Ekonomi dan Perdagangan KBRI Kairo akan terus mengenalkan kopi asal Sumatera, Jawa, dan juga varietas kopi  lainnya seperti kopi Bali Kintamani, Sulawesi Toraja, dan Flores.

"Masing-masing kopi ini memiliki ciri khasnya masing-masing dan banyak dicari oleh para pecinta kopi karena rasa dan aromanya yang unik," jelas Syahran.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya