Berita

Gurubesar Ilmu Hukum Internasional. Profesor Hikmahanto Juwana/Net

Dunia

Pengamat: Indonesia Bisa Bantu Cegah Iran Serang Balik Israel

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 19:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dinilai mampu membantu mengurangi ketegangan di kawasan Timur Tengah, melalui komunikasi yang intensif dengan Iran.

Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (19/4).

Menurut Hikmahanto, serangan udara Israel di dekat pangkalan Isfahan hari Kamis (18/4), akan memancing serangan balik dari Iran dan perang besar yang ditakutkan mungkin terjadi.


Untuk itu, Hikmahanto menyarankan agar Indonesia menggunakan pengaruhnya untuk meredam amarah Iran dan mendesaknya agar tidak melancarkan serangan balasan.

"Menlu Retno perlu segera menghubungi Menlu Iran dan meminta agar Iran tidak melakukan serangan balik karena bisa memicu perang lebih besar," kata dia.

Lebih lanjut, Hikmahanto mendorong Indonesia menghubungi mitra internasional untuk berdiskusi tentang serangan Israel dan membawa kasusnya ke Dewan Keamanan PBB.

"Sebagai kompensasi Ibu Menlu menelpon Menlu Amerika Serikat, China, Rusia, Prancis, dan Inggris agar membawa serangan Israel ke DK PBB dan mengutuk serangan disertai sanksi," tegasnya.

Menurut Hikmahanto, Indonesia juga perlu mendorong lima pemilik hak veto di DK PBB, agar mendesak Israel menghentikan serangan di Jalur Gaza.

Jika DK PBB tetap diam, maka perang di Timur Tengah tidak bisa dielakkan.

"Bila langkah ini tidak diambil oleh negara-negara anggota tetap DK PBB maka perang di Timur Tengah akan bereskalasi dan berdampak buruk pada perdamaian dunia," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya