Berita

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat/RMOL

Politik

Ikut Aksi Dukung MK, Poros Buruh Nilai Rezim Jokowi Barbarian

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 15:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Poros Buruh dari berbagai elemen ikut serta dalam aksi dukungan terhadap proses sengketa Pilpres yang disidangkan Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam aksi yang digelar di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Jumat (19/4), Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat menyatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sangat Barbarian.

"Kaum buruh merasakan ini pemerintahan barbarian, karena kebijakan yang dibuat seenaknya," kata Jumhur dari atas podium.

Istilah barbarian digunakan untuk menggambarkan perilaku yang kasar, tidak beradab atau tidak beradat, serta tidak bermoral.

Poros buruh berharap kebijakan Jokowi yang ugal-ugalan ini tidak terjadi dalam putusan MK terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

"Setidaknya ada satu hakim yang barbarian. Tetapi 7 lainnya Insya Allah dapat melihat kebenaran," kata Jumhur tanpa menyebutkan nama.

"Kita harap hakim MK jadi orang pemberani menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan," tandas mantan Co-Kapten Timnas Anies-Muhaimin (Amin) ini.

Mahkamah Konstitusi akan memutuskan perkara sengketa Pilpres pada Senin, 22 April 2024. Saat ini, delapan hakim MK sedang maraton melakukan rapat permusyawaratan hakim (RPH).

Populer

Konsesi Tambang Ormas Dicurigai Siasat Jokowi Kabur dari Kejaran Utang

Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:27

Politikus Demokrat Usul Legalisasi Judol Buat Tambah Uang Negara

Senin, 17 Juni 2024 | 18:58

Preview Belgia Vs Slovakia: Hati-hati Pancingan Emosi

Senin, 17 Juni 2024 | 16:59

Perwakilan Kontraktor Minta Penegak Hukum Periksa Bupati Keerom

Senin, 10 Juni 2024 | 10:37

Dugaan Korupsi Askrida Naik Lidik

Senin, 10 Juni 2024 | 22:37

Bey Machmudin Pastikan Tak Ada Ormas Keagamaan di Jabar yang Kelola Tambang

Rabu, 12 Juni 2024 | 00:19

Bey Machmudin Siapkan Bonus Kontingen Peparnas 2024

Selasa, 11 Juni 2024 | 13:16

UPDATE

Kemenperin Minta IKM Pangan Lakukan Diversifikasi Bahan Baku Lokaal

Rabu, 19 Juni 2024 | 10:03

MIND ID Salurkan 864 Hewan Kurban

Rabu, 19 Juni 2024 | 10:01

Usai Iduladha, Emas Antam Naik Tipis Jadi Segini

Rabu, 19 Juni 2024 | 09:55

Lawan Anies, KIM Perlu Cari Alternatif Selain RK

Rabu, 19 Juni 2024 | 09:43

Indocement Umumkan Perubahan Direksi di Anak Usaha

Rabu, 19 Juni 2024 | 09:34

Produsen Mobil China Nio Segera Luncurkan Smartphone Nio Phone 2

Rabu, 19 Juni 2024 | 09:16

Genjot Kredit, Bank Victoria (BVIC) Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar

Rabu, 19 Juni 2024 | 08:59

Tak Lolos, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Siap Gugat KPU

Rabu, 19 Juni 2024 | 08:51

550 Jemaah Haji Meninggal Akibat Cuaca Panas

Rabu, 19 Juni 2024 | 08:47

Kusnadi Diminta Hadir Sesuai Jadwal

Rabu, 19 Juni 2024 | 08:47

Selengkapnya