Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Bisnis

Pemerintah Siapkan Insentif Menggiurkan untuk Investasi Apple di Tanah Air

KAMIS, 18 APRIL 2024 | 21:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Indonesia berjanji akan memberikan sejumlah insentif yang menggiurkan kepada Apple, jika raksasa teknologi itu berinvestasi di dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam pernyataan di Instagram pribadinya pada Kamis (18/4).

Luhut mengatakan bahwa insentif tersebut harus lebih besar dari India dan Thailand, sesuai instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Presiden (Jokowi) perintahkan saya, katakan, 'Pak Luhut ini masa kompetisi, jadi kalau di Thailand atau India dia (Apple) dapat dua (insentif), ya kalau kita bisa kasih lebih dua koma berapa, harus bisa kita," kata Luhut dalam akun pribadinya.

Adapun insentif itu, kata Luhut dapat berupa pembebasan biaya masuk, yang bertujuan untuk mempermudah masuknya investasi Apple di tanah air.

"Macam-macam (insentif untuk Apple). Misalnya, biaya masuk. Dia kan ada barang yang kita belum bisa produksi dan kita butuh untuk memproduksi suatu barang, ya ngapain kita pajakin? Kalau kita pajakin itu barang kan jadi akhirnya orang enggak mau masuk," jelas Luhut soal potensi insentif untuk Apple.

Bahkan Menko Marves itu mengatakan tidak segan untuk mengganti aturan-aturan yang dianggap dapat mempersulit masuknya investasi ke tanah air.

"Kalau aturan itu menghambat, kita memang harus ganti. Jadi, kita memang kadang-kadang membuat aturan yang mengikat diri kita sendiri sehingga kita tidak kompetitif," tegasnya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Luhut setelah bos Apple, Tim Cook, melakukan kunjungannya ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Jokowi.

Ia sendiri telah ditunjuk presiden untuk menjadi koordinator yang bertugas mengawal dan menindaklanjuti realisasi investasi Apple di dalam negeri.

"Saya berharap dalam beberapa waktu ke depan kita akan bertemu teknis dengan tim dari Apple," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya