Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (17/4)/RMOL

Politik

Dasco: Komunikasi Pak Prabowo dan Bu Mega Baik-baik Saja

RABU, 17 APRIL 2024 | 14:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dorongan rekonsiliasi antara Gerindra dan PDIP terus lakukan sejumlah elite. Gerindra diminta agar bisa berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pasalnya, calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah ada pembahasan untuk melobi PDIP masuk barisan Prabowo-Gibran.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menuturkan bahwa saat ini posisi Gerindra sering berkomunikasi dengan PDIP.


"Kalau menurut saya komunikasi kita ya komunikasi sering terjadi. Ya kalau komunikasi-komunikasi, ya kita kan sering lakukan, tidak hanya dengan PDIP, dengan yang lain juga sering lakukan," ucap Dasco di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (17/4).

Dasco menegaskan bahwa hubungan antara Prabowo Subianto dan Megawati tidak ada masalah sehingga tidak diperlukan adanya rekonsiliasi.

"Sementara kalau komunikasi Pak Prabowo-Bu Mega terutama itu kan hubungannya baik-baik saja. Jadi, sebenarnya kalau ada yang ngomong rekonsiliasi saya pikir nggak ada yang perlu direkonsiliasi karena tidak pernah ada yang namanya perselisihan, yang namanya perpecahan antara kedua tokoh ini," jelasnya.

Wakil Ketua DPR ini mengatakan Prabowo dan Megawati kemungkinan akan intens berkomunikasi setelah hasil putusan MK.

"Pak Prabowo sangat menghormati Bu Mega, dan saya pikir komunikasi-komunikasi lebih intens mungkin akan ditingkatkan setelah putusan MK," ujarnya.

Ditanya kembali soal pertemuan Megawati dan Prabowo, Dasco belum bisa memastikan hal tersebut.

"Saya belum tahu karena itu komunikasi-komunikasi ini akan jalan setelah MK. Iya setelah putusan MK (komunikasi)," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya