Berita

Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKS, Mulyanto/Net

Politik

Konflik Iran-Israel, Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Mentah

RABU, 17 APRIL 2024 | 09:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi VII DPR mengingatkan pemerintah agar mengantisipasi kenaikan harga minyak mentah dunia pasca serangan balasan Iran terhadap Israel.

Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PKS, Mulyanto, menilai, cepat atau lambat konflik Iran-Israel akan berdampak pada naiknya harga minyak mentah dunia.

Hal itu diperparah dengan melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang sudah tembus angka Rp16 ribu.


“Perlu segera memikirkan langkah antisipasi. Kondisi ini semacam triple shock, karena terjadi di tengah kebutuhan Migas dalam negeri yang naik pada Ramadhan dan Idulfitri, serta naiknya Dolar AS,” kata Mulyanto, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Rabu (17/4).

Wakil Ketua Fraksi PKS itu menegaskan, sebagai negara net importer Migas, kenaikan harga Migas dunia akan berdampak negatif bagi APBN, apalagi bila kenaikan itu berbarengan dengan naiknya permintaan di dalam negeri serta melonjaknya kurs Dolar terhadap Rupiah.

“Beda saat zaman Indonesia berjaya sebagai negara pengekspor Migas, kenaikan harga Migas dunia menjadi berkah buat APBN kita,” katanya.

Saat ini harga minyak WTI sebesar USD85.6 per barel, terus naik sejak awal tahun, dari USD70 per barel, atau naik sebesar 22 persen. Angka yang lumayan besar. Jauh di atas asumsi makro APBN 2024 yang hanya USD82 per barel.

“Padahal Menteri ESDM baru saja menetapkan ICP, maret 2024, sebesar USD83.8 per barel (2 April 2024),” jelas Mulyanto.

Mulyanto minta agar langkah antisipasi pemerintah itu tidak mengambil opsi kebijakan yang merugikan rakyat kecil, seperti menaikkan harga BBM atau gas LPG subsidi.

“Langkah antisipasinya jangan malah mengorbankan rakyat dan meningkatkan inflasi,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya