Berita

Direktur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi/Net

Global

Waspada Serangan Israel, Iran Tutup Fasilitas Nuklir

SELASA, 16 APRIL 2024 | 18:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Fasilitas nuklir Iran sementara waktu ditutup untuk mengantisipasi serangan balasan Israel.

Kabar penutupan itu diungkap Direktur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Israel Times pada Selasa (16/4).

Dikatakan Grossi, tim pengawas IAEA telah diberitahu bahwa semua fasilitas nuklir telah ditutup sejak Minggu (14/4).


"Semua fasilitas nuklir yang kami periksa setiap hari akan tetap ditutup karena pertimbangan keamanan," ungkapnya.

Meski fasilitas nuklir dibuka kembali pada Senin (15/4), tetapi Grossi meminta tim IAEA untuk melakukan pemantauan di lokasi tersebut hingga Selasa (16/4).

"Saya memutuskan untuk tidak membiarkan para inspektur kembali sampai kami melihat bahwa situasinya benar-benar tenang," tegasnya.

Iran meluncurkan lebih dari 300 drone dan rudal ke Israel pada Sabtu malam (13/4), menandai serangan langsung pertama Teheran di wilayah pendudukan.

Serangan itu terjadi sebagai pembalasan atas serangan udara Israel di gedung konsulat Iran di Damaskus yang menewaskan tujuh tentara Korps Garda Revolusi Islam, termasuk dua jenderal.

Israel dan sekutu-sekutunya menembak jatuh sebagian besar drone dan rudal dan serangan tersebut hanya menyebabkan satu orang cedera. Namun kekhawatiran mengenai potensi pembalasan Israel tetap memicu ketakutan akan perang regional yang besar-besaran.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya