Berita

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Aan Suhanan, meninjau langsung pergerakan arus balik di jalur Jakarta-Cikampek, Senin dini hari (15/4)/Ist

Presisi

Bermotor Bareng Tim Urai, Kakorlantas Tinjau Puncak Arus Balik

SENIN, 15 APRIL 2024 | 07:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menggunakan sepeda motor, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Aan Suhanan, bersama tim urai meninjau langsung pergerakan arus balik di jalur Jakarta-Cikampek, hingga Senin dini hari (15/4).

"Saya bersama tim urai patroli sekaligus lihat secara langsung apa apa saja yang jadi hambatan hingga mengakibatkan perlambatan. Di samping volume kendaraan memang tinggi, ada juga hambatan-hambatan yang mestinya tidak perlu," katanya.

Aan mengaku sempat berinteraksi langsung dengan pengemudi yang tengah beristirahat di bahu jalan.


Agar tidak menghambat laju kendaraan di belakang, Aan mengarahkan pengendara ke rest area atau keluar exit tol terdekat dan beristirahat di arteri, tidak perlu memaksakan berkendara saat lelah.

"Kami imbau para pemudik yang mungkin lelah, tolong jangan berhenti di bahu jalan ya, silakan masuk rest area atau keluar exit tol terdekat, silahkan istirahat di arteri, bisa lebih lama, bisa berkualitas istirahatnya, dan setelah resh bisa kembali masuk ke tol," katanya.

Sebelum patroli, Aan mengatakan, kapasitas jalan masih leluasa untuk diberlakukannya contraflow 3 lajur.

Tetapi ada bottleneck yang mengakibatkan hambatan, sehingga di Km 62 kemudian Km 66 pertemuan Cipularang Bandung, terjadi perlambatan.

Kemacetan diperparah ketika ada kendaraan yang mengalami gangguan di jalur contraflow.

Berdasar hasil pemantauan secara keseluruhan, arus lalu lintas masih lancar, ada perlambatan di bawah flyover, diakibatkan bottleneck. Kemudian dilakukan penutupan di rest area 52 untuk mengurai kepadatan, setelah itu jalanan lancar.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya