Berita

Cahaya dan kilatan terlihat di langit di atas Yerusalem setelah Iran meluncurkan drone dan rudal ke arah Israel, di Yerusalem pada Minggu 14 April 2024/Net.

Dunia

Tiongkok Klaim Ketegangan Iran-Israel Limpahan Konflik Gaza, Beijing Minta Semua Pihak Menahan Diri

MINGGU, 14 APRIL 2024 | 14:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tiongkok menaruh kekhawatiran besar atas konflik terbaru antara Iran dan Israel yang tampaknya akan semakin mempertajam perpecahan global.

Menyebut ketegangan tersebut sebagai limpahan dari konflik Gaza, Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyerukan agar semua pihak mampu menahan diri untuk menghindari eskalasi.

“Tiongkok menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk tetap tenang dan menahan diri untuk menghindari eskalasi ketegangan lebih lanjut,” Isi pernyataan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, dikutip dari Reuters, Minggu (14/4).


“Tiongkok menyerukan kepada komunitas internasional, terutama negara-negara berpengaruh, untuk memainkan peran konstruktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan,” tambahnya.

Dalam postingan sebelumnya di X yang telah dihapus, media pemerintah Tiongkok, Global Times, awalnya menyalahkan konfrontasi tersebut pada kegagalan organisasi internasional untuk mengutuk serangan Israel terhadap fasilitas diplomatik Iran. Selain itu, mereka juga menyalahkan Dewan Keamanan PBB.

Sementara, Iran mengatakan bahwa serangan pada Sabtu malam (13/4) waktu setempat adalah pembalasan atas kejahatan Israel yang meluncurkan serangan pada 1 April ke konsulatnya di Damaskus. Pemerintah Israel tidak membenarkan atau menyangkal perannya dalam serangan yang menewaskan beberapa tentara Iran itu.

Perang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza, yang kini memasuki bulan ketujuh, telah meningkatkan ketegangan regional, menyebar ke wilayah yang berbatasan dengan Lebanon dan Suriah, serta memicu serangan jarak jauh dari Yaman dan Irak ke sasaran-sasaran Israel.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya