Berita

Capres terpilih Prabowo Subianto saat silaturahmi dengan petinggi Golkar di rumah dinas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Kamis malam (11/4)/Ist

Politik

Prabowo Tunjukkan Sikap Kenegarawanan Lewat Silaturahmi Idulfitri

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 23:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sikap Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto menggelar silaturahmi ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga ke elite partai politik di momentum Hari Raya Idulfitri 2024.

Analis Politik dari Aljabar Strategic Arifki Chaniago mengatakan langkah Prabowo melakukan silaturahmi di momentum ini sebagai wujud keteladanan seorang negarawan.

Sikap ini pula dengan Jokowi yang merangkul sejumlah elite politik setelah Pilpres 2024.


“Ya kalau kita menilai bahwa dari agenda-agenda Idulfitri ini menjadi momentum bagi para politisi apakah ini merangkul atau ini momentum untuk mendekati orang-orang yang mungkin berbeda pilihan sebelumnya,” kata Arifki Chaniago kepada wartawan, Jumat (12/4).

Menurut Arifki, silaturahmi Prabowo ke elite politik ini menjadi peluang politik pasca pilpres untuk merangkul yang kalah dan juga menguatkan koalisi partai pendukung. Apalagi, Prabowo dan Gibran membutuhkan dukungan penuh untuk membantu pemerintahan mereka lima tahun ke depan.

“Makanya momentum Idulfitri menjadi momentum yang baik bagi para politisi untuk menjadi peluang politik pasca pilpres, atau mungkin yang kalah ingin melihat opportunity juga bahwa berpotensi nggak dirangkul sebagai bagian dari pemerintahan yang baru,” ucapnya.

Arifki pun memastikan langkah Prabowo melakukan silaturahmi sangat strategis dalam menentukan agenda-agenda politik ke depan.

“Dan saya rasa ini menjadi hal yang menarik karena memang ada agenda-agenda tersendiri bagi para politisi,” ungkapnya.

“Karena dimainkan dengan narasi yang cukup menarik sehingga ini menjadi sesuatu yang cukup oke untuk kita lihat, karena memang menjadi value yang sangat berbeda untuk kita pahami sehingga proses-proses politik ini menjadi menarik kita lihat apalagi di momen Idul Fitri,” jelasnya.

Sementara itu, pengamat politik Ujang Komaruddin juga memuji sikap dan langkah Prabowo dengan gestur untuk merangkul dan saling menghormati.

Menurut Ujang, kunjungan Prabowo ke para kerabatnya itu menunjukkan kualitas kenegarawanannya karena sikap ini dapat menjadi teladan bagi masyarakat.

“Nah, ketika momentum Idulfitri saat ini, Pak Prabowo ketika ketemu dengan ketum-ketum partai menunjukkan seorang pemimpin yang menunjukkan kelasnya. Artinya, sangat menghormati ketum-ketum partai itu, bahkan juga mengajak bersama memimpin bangsa,” ujar Ujang kepada wartawan, Jumat (12/4).

Ujang mengatakan sikap Prabowo ini konsisten dengan apa yang ditunjukkannya selama ini. Khususnya saat kontestasi pemilu, di mana Prabowo beberapa kali mengatakan akan merangkul semua pihak untuk sama-sama membangun bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Pak Prabowo presiden terpilih Republik Indonesia ke-8, itu menunjukkan gestur sikap yang memiliki egaliter artinya kesamaan dan saling menghormati satu sama lain, tidak pernah menyerang lawan politiknya dan lebih banyak menunjukkan sikap patriotisme kenegarawanan. Prabowo mendapatkan tempat di hati masyarakat,” lanjut Ujang.

Menurut Ujang, dengan sikap Prabowo yang konsisten merangkul ini Indonesia memiliki kesempatan besar untuk lebih maju.

“Saya meyakini, sikap Prabowo tersebut penting. Dengan prinsip kesamaan dan prinsip saling menghormati serta menjaga kesatuan dan persatuan dan bekerja bersama-sama. Saya juga melihat bangsa Indonesia bisa lebih maju di bawah kepemimpinan Prabowo,” tutur Ujang

Seperti diketahui, pada momen lebaran hari kedua ini, selain kembali bersilaturahmi mengunjungi Presiden Jokowi santap sarapan pagi bersama. Prabowo juga menyambangi kediaman beberapa kerabatnya seperti Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Menko Perekonomian dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Wakil Ketua DPR dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya