Berita

Foto yang diambil dengan kamera braket satelit roket pembawa Long March-8 pada tanggal 20 Maret 2024 menunjukkan satelit relai Queqiao-2 berhasil terpisah dari roket pembawa dengan sayap surya dan antenanya berhasil dibuka/Net

Dunia

Luncurkan Satelit Relai Queqiao-2, China Siap Jelajahi Bulan

JUMAT, 12 APRIL 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Satelit relai China bernama Queqiao-2 yang akan berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara Bulan dan Bumi, sukses diluncurkan pada Jumat (12/4).

Keberhasilan ini akan membantu China mewujudkan ambisinya untuk mengeksplorasi Bulan selama bertahun-tahun mendatang.

"Peluncuran satelit relai sinyal utama Queqiao-2 sukses total. Ini akan berfungsi sebagai jembatan komunikasi untuk misi eksplorasi Bulan hingga setidaknya tahun 2030," ungkap Badan Antariksa Nasional China (CNSA), seperti dimuat Reuters.


CNSA mengatakan, Queqiao-2 telah memasuki orbit elips yang ditargetkan pada tanggal 2 April, melakukan pengereman dekat Bulan dan manuver orbit mengelilingi Bulan.

Satelit tersebut telah berhasil berkomunikasi dengan Chang'e 4 yang merupakan pesawat ruang angkasa pertama yang melakukan soft landing di sisi jauh Bulan dan masih menjalankan misi eksplorasinya.

Queqiao-2 juga berkomunikasi dengan wahana Chang'e-6 saat masih berada di darat awal bulan ini.

Peneliti dan pengembang Queqiao-2, Xiong Liang menggambarkan satelit itu sebagai saklar utama dari seluruh fase di keempat misi Bulan China.

“Hanya ketika saklar utama dihidupkan, semua komunikasi dapat dimulai,” kata Xiong.

Dikatakan Xiong, satelit Queqiao-2 juga akan digunakan sebagai platform relai untuk misi bulan Chang'e-7 pada tahun 2026 dan misi Chang'e-8 pada tahun 2028.

Jika memenuhi persyaratan misi, Queqiao-2 ke depan mampu menyediakan layanan komunikasi relai untuk proyek eksplorasi Bulan untuk China maupun negara lain.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya