Berita

Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah, Golkar Sumut, Riza Fahrumi Tahir/RMOLSumut

Politik

Penjaringan Calon Kepala Daerah, Golkar Sumut Utamakan Kader

RABU, 10 APRIL 2024 | 21:31 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Tim penjaringan calon gubernur dan kepala daerah pada kabupaten/kota se-Sumatera Utara akan bekerja mulai 9 hingga 23 April 2024. Penjaringan dilakukan pada tiap-tiap DPD dimana untuk calon gubernur dilakukan di Kantor DPD Golkar Sumut, sedangkan pada DPD kabupaten/kota untuk penjaringan calon bupati/walikota.

Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah DPD Golkar Sumut, Riza Fachrumi Tahir, mengatakan pendaftaran terbuka untuk kader maupun non kader.

“Namun tentunya akan mengutamakan kader,” katanya saat memberikan keterangan, Senin (9/4).


Dijelaskannya, penjaringan ini berlangsung singkat karena DPP Golkar sudah mengumumkan nama-nama Bacalon Kepala Daerah yang mendapatkan mandat dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota.

"Kita cukup singkat karena ada beberapa nama-nama yang sudah kita miliki, tinggal kita perluas dan kita sampaikan ke DPP. Untuk mendapatkan calon-calon kepala daerah, wakil kepala daerah yang punya kompetensi, punya integritas, punya elektabilitas, baik yang berasal dari internal partai Golkar maupun eksternal Partai Golkar," ujarnya didampingi Sekretaris Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah DPD Golkar Sumut, Dedi Dermawan, para anggota M Rahmaddian Shah, yang juga Ketua DPD Golkar Medan, Frans Dante Ginting, Palacheta, Milie Desky.

Lanjut, Riza menejelaskan bahwa dalam penjaringan Bacalon Kepala Daerah maupun Wakil Kepala Daerah, berasal dari kader Partai Golkar diutamakan, dengan memiliki elaktabilitas yang baik.

"Kader Partai Golkar pun tentu ada kualifikasinya, jangan ujug-ujug baru kemarin sore jadi kader Golkar. Jadi anggota Partai Golkar, kemudian mendaftar mengaku sebagai kader Golkar," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya