Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Kanwil Kemenag Aceh Siapkan 6 Lokasi Pemantauan Hilal

SELASA, 09 APRIL 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh menyiapkan enam lokasi untuk pemantauan hilal dimulainya 1 Syawal 1445 Hijriah. Lokasi tersebut nantinya tersebar di sejumlah daerah di Aceh.

"Rukyatul hilal dilaksanakan pada hari ini atau bertepatan 29 Ramadan 1445 Hijriah" kata Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra dilansir Kantor Berita Politik RMOLAceh, Selasa (9/4).

Enam lokasi pemantauan tersebut yaitu Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang di Lhoknga, Tugu 0 KM Kota Sabang dan Bukit Blang Tiron Perta Arun Gas Lhokseumawe. Kemudian, Pantai Lhok Geulumpang Setia bakti Aceh Jaya, POB Suak Geudubang Aceh Barat dan Pantai Nancala Teupah Barat Simeulue.


"Serta beberapa lokasi rukyat masyarakat secara mandiri lainnya," ujarnya.

Alfirdaus menyebutkan, pemantauan akan dilakukan setelah salat ashar dan bakal ditetapkan setelah sidang istbat berdasarkan laporan hasil rukyat seluruh Indonesia oleh Menteri Agama pada tanggal 09 April 2024 pukul 19.00 WIB melalui siaran televisi nasional.

Berdasarkan data hisab, kata Alfirdaus, hilal sore hari di 29 Ramadan 1445 HIjiriah sudah di atas ufuk dengan data di markaz Lhoknga, pada posisi 7,60 derjat di atas ufuk dan elongasi 9,31 derjat.

"Dengan posisi hilal yang sudah di atas kriteria visibilitas hilal MABIMS. Maka ada kemungkinan hilal dapat di rukyat dan apabila hilal dapat dirukyat 1 Syawal 1445 Hijriah jatuh pada Rabu, 10 April 2024," sebutnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya