Berita

Ilustrasi pedagang beras/Net

Nusantara

5 Ton Beras Diborong Warga Banda Aceh dalam Sehari

SELASA, 09 APRIL 2024 | 04:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peningkatan pembelian beras yang cukup drastis terjadi di Banda Aceh. Bahkan, dalam sehari, beras yang dibeli masyarakat setempat bisa mencapai 5 ton.

Pedagang di Pasar Al Mahirah Lamdingin, Banda Aceh, Hendra mengatakan, daya beli masyarakat terhadap beras saat ini meningkat drastis. Menurutnya, beras itu digunakan untuk keperluan membayar zakat fitrah.

“Dalam sehari bisa diborong 5 ton,” kata Hendra kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (8/4). "Rata-rata mereka membeli satu sampai dua karung beras per orang."


Padahal, Hendra menambahkan, harga beras saat ini masih terus merangkak naik menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. Seperti beras premium kini dijual dengan harga Rp210.000 per sak ukuran 15 kilogram, sedangkan beras medium seharga Rp200.000 per sak.

Menurut Hendra, kenaikan harga beras sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Hal ini disebabkan meningkatnya permintaan dan berkurangnya pasokan.

"Permintaan beras memang selalu meningkat menjelang Lebaran. Selain untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, banyak warga yang membeli beras untuk zakat fitrah," terang Hendra.

"Kebanyakan mereka membeli beras premium. Mungkin karena beras premium lebih bagus kualitasnya dan lebih tahan lama," tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya