Berita

Parkir roda dua di salah satu pasar tradisional di Kota Medan/Ist

Politik

Penggratisan Lokasi Parkir Konvensional Rawan Munculkan Percekcokan di Medan

SENIN, 08 APRIL 2024 | 21:49 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kebijakan Pemerintah Kota Medan menggratiskan ratusan lokasi parkir konvensional alias yang tidak menggunakan metode pembayaran elektronik (e-parking) diyakini akan menimbulkan masalah. Sebab, parkir konvensional sudah sangat menjamur di Kota Medan termasuk parkir liar.

Politisi Gerindra, Ikrimah Hamidy mengatakan meskipun kebijakan ini dilakukan untuk mencegah kebocoran pendapatan daerah dari parkir, namun perlu berbagai analisis agar kebijakan ini benar-benar bisa diterapkan dan tidak memunculkan masalah di tengah masyarakat.

“Ini membuat saya kurang setuju dengan penggratisan ratusan lokasi parkir itu,” kata Ikrimah diansir Kantor Berita Politik RMOLSumut, Minggu (7/4).


Ikrimah menyebutkan, esensi pajak dan retribusi daerah bukan berfokus pada sumber dana. Namun, pengaturan dari keberadaan retribusi untuk peningkatan pelayanan masyarakat.

“Selama ini pemerintah meletakkan petugas di ruas jalan yang sudah ditetapkan sebagai lokasi parkir namun dananya menguap tidak masuk ke kas daerah. Ada masalah besar, ada korupsi,” ungkapnya.

Karena itu kata Ikrimah, perlu dilakukan evaluasi yang mendasar agar persoalan parkir ini tidak menjadi bahan pertentangan panjang di tengah masyarakat. Sebab, sengkarut mengenai parkir ini juga masih banyak seperti parkir di lahan pribadi dan lainnya.

“Saya kira perlu evaluasi terhadap kepala dinas perhubungan untuk membongkar dugaan korupsi retribusi parkir selama ini,” pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya