Berita

Tangkapan layar Arie Febriant di video yang viral, usai meludah/Rep

Nusantara

Ludahi Pemobil, Karyawan Kilang Pertamina Internasional Dibebastugaskan

MINGGU, 07 APRIL 2024 | 22:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi kurang terpuji salah satu karyawan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Arie Febriant, yang meludah sembarangan ke pemobil lain, mendapat tanggapan serius dari perusahaan.

Arie yang tengah mengendarai mobil, di video viral itu tampak meludah, karena tak terima ditegur, lantaran parkir di tengah jalan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kini dibebastugaskan.

Corporate Secretary PT KPI, Hermansyah Y Nasroen, lewat keterangan tertulis, Minggu (7/4), mengaku menyesali kejadian yang membuat ketidaknyamanan banyak pihak.


"Saat ini yang bersangkutan dibebastugaskan dari jabatannya, untuk mempercepat proses sanksi atas perilaku yang tidak memperhatikan sopan santun dan etika berperilaku di masyarakat," katanya.

Pertamina, kata Hermansyah, sangat menyesali aksi yang dilakukan salah satu karyawannya itu. Pembebastugasan dimaksudkan untuk memudahkan pemeriksaan, sehingga sanksi yang diberikan tepat.

Dia memastikan, Pertamina tidak akan mentolerir perbuatan Arie Febriant itu. Mewakili perusahaan, Hermansyah menyampaikan permintaan maaf atas kasus tak terpuji itu.

Pertamina, sambung dia, senantiasa mengedepankan perilaku beretika serta tidak mentolerir tindakan yang tidak sesuai hukum dan etika.

"Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," katanya.

Arie Minta Maaf
Tak berselang lama, Arie Febriant, melalui video yang juga viral, mengakui dirinya meludah, lantaran ditegur, usai parkir di tengah jalan.

Ini permintaan maaf Arie:

Assalamualaikum, saya Arie, pengendara mobil yang saat sedang ramai dibicarakan. Dengan ini saya menyampaikan maaf sebesar-besarnya kepada saudari Mila (pemobil lain) dan rekan, serta semua masyarakat yang terganggu dengan tindakan saya yang tidak baik dan tidak semestinya.

Melalui video ini saya juga menyampaikan penyesalan sedalam-dalamnya atas perbuatan dan tindakan saya yang tidak semestinya, dimana pada 5 April 2024 saya memarkir kendaraan tidak pada tempatnya, hingga menyebabkan macet, dan saya juga melakukan perbuatan tidak sopan, yaitu meludah pada kendaraan saudari Mila dan rekan.

Melalui video ini saya sekali lagi memohon maaf kepada saudari Mila dan saya siap untuk meminta maaf baik secara langsung maupun tidak langsung kepada saudari Mila dan rekan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya