Berita

BPOM Aceh saat melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan/BPOM Aceh

Nusantara

BPOM Aceh Temukan Boraks dalam Mie Goreng Takjil

SABTU, 06 APRIL 2024 | 01:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh telah menguji 95 sampel takjil saat intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan dan jelang Idulfitri 1445 Hijriah. Dari sampel itu ditemukan mie goreng mengandung bahan berbahaya jenis boraks.

"Sampel ini nantinya akan dilakukan uji konfirmasi lebih lanjut di laboratorium BPOM Aceh," kata Kepala BPOM Aceh, Yudi Noviandi, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (5/4).

Yudi menambahkan, intensifikasi tersebut dilakukan pada sarana distributor dan retail pangan maupun pengawasan takjil Ramadan yang ada di empat daerah. Yaitu Bireun, Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh Timur


Tidak hanya itu, pihaknya juga mengamankan 875 kilogram Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya mengandung boraks yang dapat menyebabkan berbagai gangguan bagi kesehatan.

Kemudian dari hasil pengawasan yang dilakukan terhadap 38 sarana distributor dan retail pangan, masih ditemukan 20 sarana yang tidak memenuhi ketentuan (TMK).

"Meliputi 19 jenis produk tanpa izin edar (TIE) seperti teh hijau Thailand, Milo Malaysia, dan Permen Hacks, enam jenis produk kedaluwarsa, dan 24 jenis produk rusak," paparnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya