Berita

Airlangga Hartarto bersama tiga menteri lain yang menghadiri sidang PHPU di Gedung MK/Rep

Politik

Hadir sebagai Menko Perekonomian, Airlangga Ogah Jawab Pertanyaan soal Golkar

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 14:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto enggan menanggapi pernyataan Hakim Konstitusi Arief Hidayat yang menyinggung suara Partai Golkar naik signifikan pada Pileg 2024.

Di forum sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat siang (5/5), Airlangga mengatakan, dia hadir dalam kapasitas sebagai Menko Perekonomian, bukan ketua umum Partai Golkar.

“Saya hadir sebagai Menko Perekonomian, jadi kalau ada pertanyaan terkait Golkar, mohon izin saya tidak jawab,” katanya.


Dia lantas berkelakar perihal Bansos yang disebut-sebut memiliki dampak elektoral terhadap Pemilu. Dia mengingatkan, Bansos yang didistribusikan tidak ada simbol-simbol Golkar.

“Ada satu yang bisa saya pastikan, bahwa bungkusan Bansos tidak ada yang warna kuning. Terima kasih,” tegasnya.

Seperti diberitakan, Airlangga bersaksi bersama tiga menteri lain, yakni Mensos Tri Rismaharini, Menko PMK Muhadjir Effendy, dan Menkeu Sri Mulyani.

Menurut Arief, keterangan para menteri sangat dibutuhkan, untuk membuktikan dalil yang diajukan dalam sengketa hasil Pilpres 2024, salah satunya terkait penyaluran bantuan sosial.

“Ini dugaan atau sangkaan yang perlu dibuktikan di persidangan. Kemudian ada peran serta lurah, kepala desa, juga yang ikut cawe-cawe ikut menggalang massa, kemudian Bansos, yang dianggap punya korelasi dengan elektoral," katanya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya