Berita

Nicki Minaj, Billie Eilish, Sheryl Crow dan Jon Bon Jovi.

Hiburan

Ratusan Musisi Teken Surat Terbuka, Peringatkan Bahaya AI untuk Masa Depan Musik

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 14:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ratusan musisi termasuk Jon Bon Jovi, J Balvin, Sheryl Crow, Billie Eilish, dan Nicki Minaj menandatangani surat terbuka yang memperingatkan pengembang kecerdasan buatan agar tidak menggunakan teknologi tersebut untuk menghasilkan musik.

Melalui surat terbuka yang ditulis oleh Artist Rights Alliance, sebuah kelompok advokasi, sekitar 200 artis menyerukan kepada pengembang AI, perusahaan teknologi, dan layanan musik digital, agar menghentikan penggunaan AI untuk melanggar dan merendahkan hak-hak seniman.

Aliansi tersebut, yang dijalankan oleh para veteran industri musik, menyatakan dalam suratnya bahwa mereka yakin AI memiliki potensi besar untuk memajukan kreativitas manusia dengan cara yang dapat menciptakan pengalaman baru dan menarik bagi para penggemar, dan hal tersebut harus digunakan secara bertanggung jawab.


Kekhawatiran mereka adalah adanya pelanggaran privasi, penggunaan identitas tanpa persetujuan, dan penggunaan musik mereka untuk melatih model AI.

“Beberapa perusahaan terbesar dan terkuat, tanpa izin, menggunakan pekerjaan kami untuk melatih model Al,”  isi surat itu, seperti dikutip dari Sky News, Jumat (5/4).

"Upaya ini secara langsung ditujukan untuk menggantikan karya seniman manusia dengan 'suara' dan 'gambar' ciptaan Al dalam jumlah besar yang secara substansial mengurangi jumlah royalti yang dibayarkan kepada seniman," lanjutnya.

Aliansi ini menyerukan para pengembang, perusahaan teknologi, dan platform yang menawarkan musik online, untuk berjanji bahwa mereka tidak akan mengembangkan atau menyebarkan alat atau konten pembuat musik AI yang akan merusak atau menggantikan karya seni manusia dari penulis lagu dan artis atau menolak memberikan kompensasi yang adil atas pekerjaan mereka.

"Jika ada layanan dan platform di luar sana yang membanjiri pasar dengan konten yang dihasilkan AI, maka hal ini akan menjadi lautan kebisingan. Sejujurnya, sebagian besar dari konten tersebut bukan buatan manusia dan oleh karena itu hal ini melemahkan kualitas layanan dan platform tersebut,” " kata Jen Jacobsen, direktur eksekutif Artist Rights Alliance.

Phil Kear, asisten sekretaris jenderal Persatuan Musisi, mengatakan banyak musisi di Inggris sudah menggunakan AI dengan cara yang berbeda.

Pada bulan Maret, Tennessee menjadi negara bagian AS pertama yang memberlakukan undang-undang yang bertujuan melindungi musisi agar suaranya tidak dihasilkan oleh AI untuk tujuan komersial. Undang-undang ini mulai berlaku pada awal Juli mendatang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya