Berita

Ilustrasi/Net

Hiburan

Harga Langganan Spotify Bakal Naik Satu Dolar AS

JUMAT, 05 APRIL 2024 | 08:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para penikmat Spotify akan mengeluarkan biaya lebih, menyusul rencana layanan musik streaming itu untuk menaikkan harga berlangganan.

Dikutip dari Bloomberg, Jumat (5/4), harga akan naik sekitar 1 dolar AS atau sekitar Rp15.000 per bulan untuk paket individu, dan 2 dolar AS per bulan untuk paket keluarga dan paket duo. Harga tersebut akan diberkakukan pertama-tama untuk pasar Inggris, Australia, Pakistan, dan dua pasar lain yang tidak disebutkan namanya.

Khusus untuk Amerika Serikat, pasar terbesarnya, Spotify akan menaikkan harga berlangganan pada akhir tahun ini,


Kenaikan harga diduga akan membantu menutupi biaya audio books, yang baru-baru ini mulai ditawarkan Spotify. Pelanggan aplikasi mendapatkan durasi hingga 15 jam mendengarkan buku audio per bulannya.

Namun tentu saja perusahaan harus membayar penerbit buku audio untuk semua waktu mendengarkan yang ditawarkan secara 'gratis', meskipun sejauh ini perusahaan hanya menghasilkan uang untuk buku audio dari pendengar yang melebihi batas yang disebutkan di atas.

Spotify juga tampaknya akan memperkenalkan rencana baru yang hanya menawarkan musik dan podcast, tanpa buku audio. Harganya akan sama dengan paket premium individual saat ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya