Berita

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Zulkarnain Lubis/Ist

Nusantara

Triwulan Pertama Surplus, PAD Medan Sudah di Angka Rp1,25 Triliun

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 22:21 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Walikota Medan, Bobby Afif Nasution melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Zulkarnain Lubis mengungkapkan, kinerja pendapatan daerah saat ini relatif membaik dibandingkan tahun lalu. Hal ini berkat intensifikasi perpajakan yang semakin optimal dan efektif melalui instrumen yang dilakukan secara  kreatif, khususnya OPD pengelola PAD dibawah arahan dan pembinaan Walikota Medan.

Semakin membaiknya APBD Kota Medan sampai triwulan I ditandai dengan surplusnya APBD tahun berjalan sebesar Rp284, 5 miliar. Artinya realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I lebih besar dibandingkan realisasi belanja daerah dalam periode yang sama dari tahun lalu.

"Realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I tercatat sebesar Rp1,25 truliun atau 16,5% dari total target pendapatan daerah 2024. Sedangkan belanja daerah realisasinya tercatat sebesar Rp974, 02 miliar," jelasnya kepada wartawan, Rabu (3/4).


Kualitas realisasi belanja daerah sampai triwulan I juga cukup baik. Sebab, belanja modalnya sudah mencapai 12,34% dari total realisasi belanja daerah.
Belanja barang dan jasa mencapai 42,88% dan belanja pegawai mencapai 40,45%.

Cenderung tingginya belanja pegawai disebabkan disalurkannya belanja pegawai untuk Gaji dan TPP THR yg diperkirakan mencapai Rp100 miliar lebih dan seluruhnya tercatat sudah  disalurkan dan dalam minggu pertama April sedang tahap penyaluran belanja pegawai seperti gaji April dan TPP Maret. Kemudian ditambah dengan  honorarium seluruh PHL dan kepling serta belanja wajib lainnya.

"Sampai sampai saat ini likuiditas keuangan Pemko Medan relatif cukup baik. Artinya Pemko dapat melaksanakan belanja wajibnya tanpa kendala, termasuk untuk pembayaran gaji dan TPP THR," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu dirinya menuturkan, yang cukup menonjol kinerja pajak daerah. Dimana, dalam triwulan I realisasinya tumbuh 4,6% atau dari Rp240,7 miliar pada 2023 menjadi Rp403,2 miliar pada 2024.

Begitu juga pendapatan bersumber dari dana transfer meningkat 4,29% atau dari Rp
621,9 miliar di 2023 menjadi Rp802,5 miliar pada  2024. Realisasi pendapatan daerah dalam triwulan I 2024 tumbuh menjadi 4,08% dari Rp908,9 miliar di 2023 meningkat menjadi Rp1,25 triliun di 2024

"Mudah - mudahan kinerja realisasi APBD 2024 menjadi lebih optimal lagi untuk triwulan II dan seterusnya. Sehingga secara langsung mendukung selesainya seluruh program strategis pembangunan kota yang sedang berjalan saat ini guna mewujudkan Medan dengan masyarakatnya yang berkah, maju dan kondusif," tambahnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya