Berita

Suasana Sidang PHPU di MK/RMOL

Politik

Diungkit Soal Bansos, Ahli 02 Singgung Kemenangan Anies Lawan Ahok

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 22:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang didalilkan pasangan 01 Anies-Muhaimin dan pasangan 03 Ganjar-Mahfud untuk digunakan  memenangkan pasangan 02 Prabowo-Gibran dinilai mengada-ada.

Hal ini disampaikan ahli yang dihadirkan kubu Prabowo-Gibran, Hasan Nasbi dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (4/4).

Hasan menganalogikan, jika benar ada pengaruh pembagian bansos untuk kemenangan calon tertentu, maka saat Pilkada DKI Jakarta 2017 akan menempatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi pemenang.


"Kalau ada hubungan bansos dengan keterpilihan, Anies tidak bisa menang lawan Ahok," ujarnya

Hasan melanjutkan, banyak contoh petahana kalah meski pemberian bantuan sosial tinggi. Sebab, pemilihan ditentukan oleh kualitas kandidat.

"Petahana bisa menang karena calon lawannya tidak lebih baik. Sesederhana itu. Kalau calon lawannya lebih baik, dan bansos berapa pun, petahana akan kalah," tukasnya.

Kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud mendalilkan politisasi bansos oleh pemerintah untuk memenangkan Prabowo-Gibran. Mereka menuding Presiden Jokowi menggunakan instrumen negara untuk memenangkan anaknya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya