Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Ist

Politik

Puan Minta Pemerintah Lacak WNI Terdampak Gempa Taiwan

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk melacak keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan, pascagempa berkekuatan 7,4 Magnitudo yang mengguncang Negeri Naga Kecil Asia itu.

Permintaan itu disampaikan langsung Ketua DPR RI Puan Maharani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/4).

“Kita minta Kemenlu proaktif untuk mencari dan mengecek WNI di sana,” kata Puan.


Menurut Puan, pemerintah perlu memastikan keselamatan dan memberikan perlindungan WNI yang terdampak gempa Taiwan.

“Jika perlu dievakuasi ya dievakuasi, kalau perlu dibawa ke Indonesia ya dibawa ke Indonesia. Jadi, harus dilakukan paling maksimal untuk menjaga WNI yang ada di sana,” tandas Puan.

Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Taiwan pada Rabu pagi (3/4). Teranyar, jumlah korban terluka akibat gempa di Taiwan Timur telah meningkat hingga lebih dari 1.000 orang.

Departemen Pemadam Kebakaran Taiwan pada Kamis (4/4) juga melaporkan bahwa jumlah korban tewas masih sembilan orang dan pihaknya terus melakukan pencarian terhadap 48 orang yang dinyatakan hilang.

"Jumlah korban luka mencapai 1.038 orang, dan jumlah korban hilang sebanyak 48 orang, termasuk 42 pekerja hotel," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat Reuters.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya