Berita

Kereta cepat Whoosh/Net

Bisnis

KAI Tambah Frekuensi Perjalanan Whoosh, Tiket Termahal Dibanderol Rp650 Ribu

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 11:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah frekuensi perjalanan layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengungkapkan bahwa selama ini hanya melakukan 40 perjalanan per hari pada hari kerja dan 48 perjalanan pada akhir pekan.

Namun, dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI, Didiek menyatakan bahwa KAI akan menambah perjalanan Whoosh menjadi 52 perjalanan per Rabu (3/4) hingga 28 April 2024, guna memenuhi permintaan penumpang saat masa mudik.


"Untuk (Whoosh) angkutan lebaran kita tambah menjadi 52 perjalanan per hari, mulai hari ini sampai dengan 28 April (2024). Akan kita jalankan 52 perjalanan per hari," ujarnya, seperti dikutip Kamis (4/4).

Terkait tarif, Didiek mengonfirmasi bahwa KAI akan menerapkan dynamic pricing dengan kelas ekonomi tertinggi seharga Rp300 ribu, kelas eksekutif Rp650 ribu, dan kelas bisnis Rp450 ribu.

Calon penumpang Whoosh juga diingatkan mengenai aturan barang bawaan, di mana mereka hanya diperbolehkan membawa tiga barang dengan total berat maksimal 20 kg.

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), Eva Chairunisa menjelaskan bahwa ada dimensi maksimal barang bawaan yang boleh dibawa penumpang Whoosh, yaitu barang dengan dimensi 100 cm x 30 cm x 40 cm.

"Pengaturan ini kami lakukan untuk memastikan penumpang dapat tetap bergerak secara nyaman dan leluasa saat berpindah dari ruang tunggu, ke x-ray, hingga ke kereta Whoosh. KCIC juga berupaya memastikan seluruh penumpang mendapatkan kenyamanan yang sama saat membawa barang," jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/4).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya