Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, di Tokyo, Rabu (3/4)/Istimewa

Politik

Bahas Kerja Sama Pertahanan, Menhan Prabowo Temui PM Jepang di Tokyo

RABU, 03 APRIL 2024 | 18:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja ke Jepang. Kunjungan ini diharapkan bisa meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara di berbagai sektor. Khususnya di bidang pertahanan.

Kedatangan Prabowo disambut hangat oleh Perdana Menteri (PM) Jepang, Fumio Kishida, di Ruang Pertemuan Kantor Perdana Menteri, Tokyo, Jepang, Rabu (3/4).

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Prabowo mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sama dengan Jepang, khususnya terkait pertahanan yang lebih mendalam.


“Kedua negara telah membangun hubungan kerja sama yang baik sejauh ini, dan meminta pemerintah Jepang untuk bekerja sama guna mencapai hubungan yang lebih kuat di masa depan dan meningkatkan kolaborasi di bidang pertahanan,” kata Prabowo.

Sementara itu, PM Kishida berharap kerja sama yang ditawarkan Prabowo dapat memperdalam kolaborasi bilateral dengan Indonesia. Terlebih untuk mendorong kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

“Kunjungan ini sangat menggembirakan. Jepang dan Indonesia telah berteman dekat sejak lama. Saya ingin (Jepang dan Indonesia) lebih meningkatkan kerja sama sebagai mitra yang berbagi nilai dan prinsip dasar,” tutur Kishida.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, delegasi Jepang dihadiri oleh Deputy Chief Cabinet Secretary, Hiroshi Moria; Secretary General NSS, Takeo Akiba; Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi; Deputy Minister for Foreign Affairs, Takehiro Funakoshi; DG South Asia, Ryo Nakamura; dan Vice Minister of Defense for International Affairs, Kiyoshi Serizawa.

Sementara dari pihak delegasi RI dihadiri Dubes RI, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Kabais TNI, Kabaranahan Kemhan, dan Atase Pertahanan RI di Tokyo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya