Berita

Ilustrasi/Net

Global

Pekan Depan, Gerhana Matahari Total Diramal Gelapkan Wilayah Amerika Utara

SELASA, 02 APRIL 2024 | 13:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, diprediksi mengalami kegelapan dalam beberapa hari mendatang, menyusul gerhana matahari total di wilayah Amerika Utara yang diramalkan terjadi pada tanggal 8 April.

Sebagian dari ketiga negara tersebut akan mengalami “totalitas” atau pemblokiran penuh matahari oleh bulan. Orang-orang yang beruntung bahkan dapat melihat mahkota matahari dan “cincin berlian”.

Ini merupakan peristiwa astronomi yang signifikan, yang pertama sejak 21 Agustus 2017 dan terakhir terlihat di benua tersebut hingga tahun 2044.


Dikutip dari Engadget, Selasa (2/4), total di Amerika Serikat diperkirakan terjadi pada pukul 12:10 (waktu setempat), kemudian menyusul Austin, Fort Worth, dan Dallas - tiga dari lima kota terpadat di Texas. Dari sana, ia akan berpindah ke Little Rock, Arkansas, diikuti oleh beberapa bagian tertentu di Missouri, Illinois dan Indiana (termasuk Indianapolis).

Kota-kota di Ohio, Dayton, Toledo, dan Cleveland mendapatkan pertunjukan penuh, diikuti oleh Erie, Pennsylvania, lalu Buffalo, Rochester dan Syracuse di New York bersama dengan Maine.

Sejumlah kota di Kanada juga akan mengalami fenomena alam tersebut, di antaranya bagian selatan Ontario (Hamilton, Air Terjun Niagara) dan Quebec (Montreal), bersama dengan New Brunswick, PEI dan terakhir, Bonavista, Labrador pada 16:03 (waktu setempat ).

Daftar pusat-pusat utama yang akan mengalami gerhana 90 persen termasuk Houston, St. Louis, Memphis, Nashville, Chicago, Cincinnati, Detroit, Toronto, New York, dan Boston.

Dari awal saat bulan pertama kali mulai menutupi matahari (gerhana sebagian) hingga akhir saat kedua benda langit tersebut berpisah adalah waktu yang cukup lama dan bisa memakan waktu hingga dua jam empat puluh menit di Dallas.

Gerhana total biasanya terjadi dengan singkat, dan durasinya bergantung pada seberapa dekat sebuah wilayah dengan pusat pita totalitas dan waktu. Waktunya kurang dari empat menit di Dallas, kurang dari tiga menit di Pulau Presque, Maine, dan hanya satu menit 12 detik di Montreal.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya