Berita

Pelita Air dan Patra Jasa menggelar kegiatan Safari Ramadan bersama anak-anak yatim piatu/Ist

Nusantara

Semarakkan Semangat Berbagi, Pelita Air dan Patra Jasa Ajak Panti Asuhan Safari Ramadan ke Bali

SELASA, 02 APRIL 2024 | 12:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Semangat berbagi saat Ramadan ditunjukkan oleh maskapai Pelita Air (kode penerbangan IP) dan Patra Jasa dengan menggelar kegiatan Safari Ramadan bersama anak-anak yatim piatu.

Kedua perusahaan berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan anak-anak yatim dari Yayasan Al-Muhajirin Pondok Cabe dan Yayasan Yatim Piatu Rasulullah SAW dengan mengajak mereka melakukan perjalanan wisata ke Bali.

Safari Ramadan bersama 20 anak yatim dari dua yayasan itu dimulai pada Sabtu 30 Maret 2024 hingga Minggu 31 Maret 2024.


Direksi Pelita Air dan Management Patra Jasa melepas keberangkatan anak-anak yatim ini dengan menggunakan penerbangan Pelita Air IP102 pukul 09.20 WIB di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan wujud nyata dari semangat Pelita Air dan Patra Jasa dalam berbagi kebahagiaan dan kebersamaan dengan masyarakat yang kurang beruntung. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para anak- anak dan dapat menginspirasi serta menerangi hati kita semua," ujar Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Agdya Yogandari.

Corporate Secretary PT Patra Jasa, Moh. Devry Farany, mengatakan, Patra Jasa dan Pelita Air berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam rangka Safari Ramadan tahun ini.

"Setibanya di Bali, anak-anak ini akan menginap di The Patra Bali Resort & Villas, dimana itu merupakan hotel bintang 5 yang dimiliki oleh Patra Jasa. Pengalaman ini akan menjadi kebahagiaan, tidak hanya milik mereka, namun juga untuk kami, segenap manajemen,” ujar Devry.

Anak-anak diajak untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata di Bali, seperti Tanjung Benoa, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Pantai Jimbaran, hingga Bali Zoo. Di sela perjalanan wisata ini diselanggarakan kegiatan buka puasa bersama.

Dalam melaksanakan Program Safari Ramadan ini, Pelita Air berkolaborasi dengan salah satu anak perusahaan Pertamina lainnya yaitu Patra Jasa sebagai penyedia akomodasi dan hospitality selama di Bali.

Program Safari Ramadan ini juga merupakan bagian dari Program gerakan sosial Pertamina "Komunitas Bergerak" yang menjadi upaya syiar Pertamina ke masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur atas berbagai nikmat, keberkahan, serta pencapaian, kebersamaan keluarga besar Pertamina dan membagikan energi kesyukuran ini kepada masyarakat sekitar melalui Komunitas.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya