Berita

Ilustrasi Foto/Net

Bisnis

Bulog Jabar: Alhamdulillah Beras Sampai Lebaran Mudah-mudahan Cukup

SELASA, 02 APRIL 2024 | 01:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bulog Jawa Barat (Jabar) mengklaim stok beras hingga lebaran 1445 Hijriah/2024 mencapai 31 ribu ton. Ketersediaan pangan tersebut diupayakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jabar.

Pinwil Bulog Kanwil Jabar, Muhammad Attar Rizal mengatakan, hingga lebaran mendatang, stok pangan khususnya beras mencapai 31 ribu ton yang bisa diperbantukan untuk masyarakat di seluruh Jabar.

"Kami mau menyelesaikan bantuan pangan tahap pertama sekitar 500 ton lagi, insya Allah besok selesai," ujar Attar dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (1/4).


Gerakan Pasar Murah (GPN), disampaikan dia, akan dipenuhi sesuai kebutuhan masyarakat.
 
"Alhamdulillah sampai Lebaran mudah-mudahan cukup karena 31 ribu ton dan masih 10 hari lagi dan kita masih ada top up di Patimban baru bongkar itu sebesar 4.750 ton," jelasnya.

Selain itu, dia memaparkan, masih ada top up kapal lagi sebanyak 17.500 ton.

"Jadi insya Allah aman, kita usahakan nanti di April, Lebaran kita akan melakukan pendistribusian kembali supaya harga tidak merangkak," tegasnya.

Terkait hasil dari petani, dia mengklaim, Bulog sudah menyerap 1.900 ton yang merupakan hasil panen se-Jabar. Tapi itu kebutuhan untuk komersial.

"Karena memang harga masih di atas HPP (Harga Pokok Penjualan)," ucapnya.

Disinggung soal daerah penghasil beras untuk komersil, dia menyebutkan, terdapat di tiga wilayah yakni, sebagian dari Indramayu, Karawang dan Subang.

"On the spot sudah ada yang panen tapi harganya masih cukup lah, di atas harga HPP," bebernya.

Disinggung dengan banyaknya stok beras di Jawa Barat, dia menyatakan, secara nasional harga beras akan ada penurunan walaupun tidak signifikan tapi akan ada penurunan harga.

"Ini tentunya imbas dari apa yang dilakukan pemerintah untuk stabilitas harga terkait juga kenaikan inflasi. Khususnya di Jawa Barat itu ada program nasional artinya bantuan pangan digelontorkan untuk 4,4 juta KPM," jelasnya.

Selain itu, Bulog juga menggelontorkan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) setiap hari sebanyak 1.000 ton ke seluruh Jawa Barat.

"Ini sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok tidak hanya beras tapi kami ada minyak, gula," paparnya.

Upaya memastikan beras dalam kondisi baik, ditegaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan di tempat.

"Kalau masyarakat menemukan kekurangan (jumlah kilogram beras) atau sobek, kami hadir di situ kecuali retail modern seperti di minimarket, nanti minimarket yang akan melakukan retail kepada kita. Kalau yang on the spot kami akan ganti langsung," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya