Berita

Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, saat memberi keterangan kepada media/Ist

Presisi

Rekayasa Lalin di Jawa Barat Jamin Kelancaran Mudik

SENIN, 01 APRIL 2024 | 07:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Meski dikenal memiliki titik rawan kemacetan, saat ini Provinsi Jawa Barat dipastikan siap dilalui para pemudik Lebaran 2024.

Kepastian itu disampaikan Kakorlantas Polri, Irjen Aan Suhanan, bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran 2024 Jawa Barat dan Jawa Tengah, dikutip Senin (1/4).

"Jawa Barat ini luar biasa, karena selain dilewati pemudik dari Jabodetabek, juga menjadi tujuan para pemudik, dan masuk ranking 3 pemudiknya," ungkap Aan, di Gedung Pakuan, Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Bandung.


Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, kepolisian wilayah Jawa Barat telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas hingga menurunkan tim urai di titik rawan, terdiri dari polisi wanita.

"Kami sudah siapkan cara bertindak yang akan dilakukan mulai contraflow, one way sampai menerjunkan tim urai," kata Aan.

Selain itu, sambung dia, dari Korlantas juga membackup untuk kendaraan operasional tim urai.

"Sedang dari Jawa Barat akan menurunkan tim urai dari polisi wanita, dengan harapan para pengemudi bisa lebih patuh," kata Aan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya