Berita

Pabrik nuklir Fukushima Daichi/Net

Dunia

Pakar Jepang dan China Bertemu, Bahas Pembuangan Limbah Fukushima

MINGGU, 31 MARET 2024 | 14:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pembuangan air limbah nuklir dari pabrik Fukushima terus menjadi bahan perdebatan antara Jepang dan negara tetangganya, China.

Untuk pertama kalinya sejak air Fukushima dilepas ke laut, pakar dari Jepang dan China melakukan pembicaraan terkait risiko dan dampak limbah nuklir pada Minggu (31/3).

Kementerian Luar Negeri Tokyo dalam sebuah pernyataan menyebut dialog para ahli itu berlangsung di Dalian, China.


"Para ahli Jepang dan China bertukar pandangan mengenai masalah teknis pembuangan air dari Fukushima," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat CNA.

Dialog para ahli dilakukan sesuai kesepakatan yang dicapai oleh Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida bertemu dengan Presiden China Xi Jinping setelah pertemuan mereka November lalu.

Jepang secara bertahap mulai membuang sebagian dari 1,34 juta ton air limbah yang terkumpul sejak bencana di Pasifik pada bulan Agustus, sehingga memicu pertikaian diplomatik dengan China dan Rusia, yang keduanya melarang impor makanan laut.
 
China menuduh Jepang memperlakukan laut sebagai saluran pembuangan.

Namun Jepang menegaskan bahwa pembuangan limbah yang dilakukan itu aman dan sudah mendapat izin dari Badan Atom PBB (IAEA).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya