Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo dalam sebuah kesempatan/Ist

Politik

Prabowo Mau Rangkul Siapapun Tak Ada yang Berhak Mengatur

RABU, 27 MARET 2024 | 09:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak satu orangpun yang berhak mengatur Calon Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu dan merangkul siapapun, termasuk Presiden Joko Widodo.

"Suka-suka Prabowo, mau merangkul siapapun. Dia presiden yang dipilih rakyat, tidak ada yang berhak mengatur-atur dia," tegas Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Rabu (27/3).

Menurutnya, Prabowo lebih mengerti dan tahu persis apa yang menjadi kebutuhannya untuk membangun kabinet lima tahun ke depan.


Termasuk merangkul Nasdem, PKB, PKS, PPP, bahkan PDIP, yang dikabarkan akan ditemui Prabowo dalam waktu dekat.

Namun, Adi tak menutup mata adanya partai politik di internal koalisi justru tak senang bila Prabowo merangkul dua rivalnya.

"Jika ada yang tak happy, itu tak penting. Toh presidennya Prabowo. Mungkin keinginan Prabowo merangkul partai di luar koalisi membuat tak happy partai pengusung atau bikin tak happy Jokowi, tapi apa mau dikata, presiden terpilihnya Prabowo, bukan yang lain," tutupnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya