Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Bisnis

Pemerintah Gaet Investasi RS Internasional Makassar

SENIN, 25 MARET 2024 | 23:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sistem kesehatan nasional terus diperkuat pemerintah dalam mewujudkan tatanan pembangunan kesehatan yang kuat.

Selain menjalin kerja sama dengan negara lain, penguatan pembangunan kesehatan juga dilakukan dengan menarik investasi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat penandatanganan MoU antara PT Tridaya Group dengan PT Aspen Medical untuk pembangunan Rumah Sakit Makassar di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (25/3).


“Saya senang mengetahui bahwa fasilitas kesehatan ini dikhususkan untuk pengobatan diabetes, kardiologi, onkologi, dan diagnostik,” ujar Airlangga.

Airlangga melanjutkan, MoU tersebut menjadi cerminan semangat kolaborasi yang diuraikan dalam program kerja sama ekonomi dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA ECP) dan bukti dari visi bersama untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

“Saya rasa investasi ini sangat berharga bagi masyarakat Indonesia. Selamat kepada PT Aspen Medical dan PT Tridaya Group dalam kemitraan ini," kata Airlangga.

Rumah Sakit Makassar akan mematuhi standar internasional dan menggunakan teknologi canggih. Fasilitasnya tidak hanya menyediakan layanan medis berkualitas tinggi, melainkan juga mendorong lingkungan belajar dan inovasi.

Selain itu, pendirian rumah sakit internasional unggulan di Makassar dan sejumlah rumah sakit dan klinik kecil di seluruh Indonesia Timur diyakini akan meningkatkan penyediaan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Pada MoU tersebut, turut hadir Dutabesar Australia untuk Indonesia, Penny Williams; Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso; Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha, BUMN, Riset, dan Inovasi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi; Jurubicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, dan beberapa lainnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya