Berita

Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin malam (25/3)/RMOL

Politik

Tim Hukum Prabowo-Gibran Resmi Daftar Pihak Terkait ke MK

SENIN, 25 MARET 2024 | 23:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pendaftaran sebagai Pihak Terkait dalam perkara sengketa atau Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024, resmi didaftarkan Tim Hukum pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra memimpin langsung penyerahan berkas permohonan ke Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/3).

"Jadi ada 45 (orang advokat) Tim Prabowo-Gibran malam hari ini, menyerahkan surat permohonan untuk menjadi Pihak Terkait untuk permohonan perkara," ujar Yusril.


Yusril menjelaskan, permohonan sebagai Pihak Terkait diajukan Tim Hukum Prabowo-Gibran untuk dua perkara, yaitu yang diajukan paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin), serta paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

"Oleh karena ada dua permohonan, maka kami memohonkan untuk Pihak Terkait di dua perkara tersebut. Semuanya lengkap (berkas permohonannya), tidak ada satupun yang kurang," kata Yusril.

"Juga surat kuasa sudah ditandatangani Pak Prabowo Subianto dan Pak Gibran Rakabuming Raka, sudah sah. Dan ditandatangani oleh seluruh penerima kuasa. dan sudah diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi malam hari ini," sambungnya.

Lebih lanjut, Yusril memastikan berkas permohonan Tim Hukum Prabowo-Gibran yang diserahkan juga sudah dinyatakan lengkap oleh pihak Panitera MK.

"Dan siap dicatat dalam lembaran. Dan kami akan memenuhi sidang Mahkamah Konstitusi untuk memutuskan permohonan kami diterima atau tidak diterima sebagai Pihak Terkait, dalam dua perkara yang sudah diajukan ke Mahkamah Konstitusi ini," ucapnya.

"Selanjutnya, kami mempersiapkan jawaban untuk permohonan dua Pemohon, dan itu sudah harus diserahkan ke MK pada 27 Maret yang akan datang, dan pada 28 sesuai dengan jadwal yang telah disusun dalam Peraturan MK Nomor 1/2024, kami diberikan kesempatan untuk membacakan jawaban terhadap permohonan yang diajukan," demikian Yusril menambahkan.

Sejumlah advokat kenamaan dan elite politik turut hadir dalam pendaftaran permohonan sebagai Pihak Terkait dari Tim Hukum Prabowo-Gibran, antara lain Otto Hasibuan, Fahri Bachmid, Hotman Paris, OC Kaligis, hingga Hinca Pandjaitan.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya