Berita

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar/Ist

Politik

Golkar DKI Wanti-wanti Dampak Pengangguran di Kawasan Aglomerasi

SENIN, 25 MARET 2024 | 15:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA


RMOL. Perluasan kawasan aglomerasi yang mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur) bakal menjadi tantangan bagi integrasi pembangunan.

Penilaian itu disampaikan oleh Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar, terlebih jika tingkat urbanisasi di Jakarta tetap tinggi.

Hal ini akan menambah permasalahan, karena berisiko pada meningkatnya angka pengangguran.

Hal ini akan menambah permasalahan, karena berisiko pada meningkatnya angka pengangguran.

"Semua harus paralel, masalah ekonomi banyak sekali pengangguran di Jakarta yang kita harus menciptakan lapangan kerja," terang Zaki dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/3).

Bakal Calon Gubernur DKI ini menilai bahwa Jakarta sekarang bukan lagi daerah industri, melainkan jasa.

Jadi, Zaki menilai yang harus dilakukan adalah peningkatan softskill masyarakat, begitu juga dengan kesempatan kerjanya.

"Sebagai daerah pusat bisnis dan ekonomi, kesempatan bekerja akan terbuka apabila kesempatan usaha kita buka seluas-luasnya. Beda dengan industri, kita bisa bantu pabrik yang mempekerjakan 5.000-10.000 karyawan, di Jakarta tidak memungkinkan lagi," tutur Bupati Tangerang periode 2013-2023 tersebut.

Oleh karenanya, Bang Zaki melihat potensi pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) di Jakarta untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil, sehingga dapat berguna mengisi kebutuhan industri, seperti yang dilakukan di Tangerang.

Di antaranya pembekalan pelatihan untuk tukang cukur, juru masak, tenaga pengamanan, tenaga kebersihan, supir pribadi, asisten rumah tangga hingga pengasuh bayi.

"Lapangan kerja yang pada saat ini demand-nya sangat tinggi di Jakarta, kenapa tidak kita bekali masyarakat Jakarta untuk mendapatkan skill tersebut," tutup Bang Zaki.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya